Sabtu, 10 April 2021 21:55

Dispertapan Trenggalek: Bantuan Pupuk dari Kementan Gratis, Tidak Boleh Diperjualbelikan

Selasa, 22 Desember 2020 16:37 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
Dispertapan Trenggalek: Bantuan Pupuk dari Kementan Gratis, Tidak Boleh Diperjualbelikan
Kepala Dispertapan Kabupaten Trenggalek Ir. Didik Susanto.

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapan) Kabupaten Trenggalek Ir. Didik Susanto menegaskan, bantuan pupuk jenis NPK dari Kementerian Pertanian untuk petani di Kabupaten Trenggalek bersifat gratis.

"Bantuan pupuk itu gratis," kata Didik ketika di konfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (22/12).

Ketika ditanya apakah bantuan pupuk itu boleh diperjualbelikan, Didik menjelaskan bahwa pada dasarnya Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek tidak memiliki arah kebijakan seperti itu.

"Kalau dari kami tidak ada kebijakan seperti itu ya, artinya gak boleh (tidak boleh diperjualbelikan)," jelasnya.

BACA JUGA : 

Modal Rp5 Juta, Petani Bawang Merah di Trenggalek Ini Raih Untung Besar

Trenggalek Siap Panen Porang 30 Ribu Ton Tahun Ini

​Petani Porang Meluas, Apa Tak Bahaya? Dahlan Iskan: Pemerintah Jangan Bantu, Bikin Repot

Penyelidikan Kasus Penjualan Bantuan Pupuk dari Kementan di Trenggalek Jalan Terus

"Kalau dari kami tidak ada kebijakan seperti itu ya, artinya gak boleh (tidak boleh diperjualbelikan)," jelasnya.

Diterangkan oleh Didik bahwa Pemerintah Kabupaten Trenggalek pada tahun ini telah menerima bantuan pupuk NPK sejumlah 540 ton dari Kementerian Pertanian. 

Bantuan tersebut telah distribusikan pada 136 Poktan (Kelompok Tani) yang berada di 12 kecamatan dalam seminggu terakhir. Sementara dua kecamatan lainnya yakni Watulimo dan Pogalan tidak mendapatkan bantuan tersebut.

Rata-rata setiap poktan mendapat bantuan pupuk 2 ton dengan rincian per hektare dialokasikan 2 kuintal pupuk.

Selain mendapat bantuan pupuk, Didik menyebutkan bahwa para petani juga mendapat bantuan berupa pestisida dan bibit dari Kementerian Pertanian. (man/ian)

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Senin, 05 April 2021 10:05 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com.com - Gua Jegles, begitu nama gua yang masih dalam pembenahan itu sering disebut. Gua yang terletak di Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri tersebut saat ini memang sedang viral di media sosial (medso...
Sabtu, 10 April 2021 05:43 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Kapal super raksasa Ever Given ternyata masih ditahan pemerintah Mesir. Kapal milik perusahaan Jepang itu dimintai ganti rugi Rp14 triliun setelah sempat menyumbat Terusan Suez.Loh? Silakan simak tulisan Dahlan Iskan ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...