Minggu, 09 Mei 2021 19:50

Buron 4 Hari, Pembunuh Janda Pemilik Warung di Jombang Tertangkap, Sempat Jalan-jalan Bareng

Kamis, 24 Desember 2020 11:56 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Aan Amrulloh
Buron 4 Hari, Pembunuh Janda Pemilik Warung di Jombang Tertangkap, Sempat Jalan-jalan Bareng
Tersangka Supriadi (kaki diperban) saat diamankan anggota Unit Resmob Satreskrim Polres Jombang. foto: AAN AMRULLOH/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Pembunuh Waras (53), seorang janda pemilik warung di Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang akhirnya berhasil ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polres Jombang, usai buron selama 4 hari.

Dari informasi yang didapat, pelaku pembunuhan diketahui bernama Supriadi alias Konting (34), warga Desa Mojodanu, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang. Pelaku berhasil dibekuk pada Rabu (23/12) malam.

“Pelaku berhasil kita amankan di pinggir hutan jati di wilayah Desa Asemgede, Kecamatan Ngusikan saat sedang bersembunyi,” ucap Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Cristian Kosasih, Kamis (24/12).

Dijelaskan, penangkapan pelaku setelah polisi berhasil menemukan ciri-ciri pelaku dari rekaman CCTV di sekitar warung korban. Dalam CCTV itu, diketahui Supriadi sempat membonceng Waras di hari yang sama saat korban ditemukan tewas.

BACA JUGA : 

Mayat Perempuan di Lahan Tebu Mojowarno Ternyata Korban Pembunuhan, Pelakunya 3 Orang

Polres Jombang Ungkap 25 Kasus Pidana Selama Januari 2021

Tewasnya Pemuda di Jombang Akibat Dikeroyok Saat Malam Tahun Baru, Gara-gara Postingan di Medsos

Pemuda di Jombang Tewas Dikeroyok Saat Malam Tahun Baru

“Jadi memang benar gambar dari rekaman CCTV yang beredar itu jadi salah satu petunjuk awal kita sampai akhirnya pelaku berhasil ditangkap,” jelas Kosasih.

Masih menurut Kosasih, antara korban dan pelaku terhitung baru beberapa hari berkenalan dan menjalin hubungan dekat. Mereka (korban dan pelaku) bahkan sempat jalan-jalan selama tiga hari terakhir.

“Sebelum terjadi pembunuhan, korban dan pelaku terlihat sempat jalan-jalan. Dan pada Minggu itu pelaku baru melancarkan aksinya,” terangnya.

Dari keterangan pelaku, korban dibunuh dengan menggunakan sebuah besi yang telah ia bawa dari rumahnya. Aksi pembunuhan dilakukan saat Waras sedang tertidur di samping Supriadi. Usai dipastikan tewas, pelaku kemudian melucuti beberapa perhiasan korban berupa cincin dan gelang, kemudian membawanya lari.

“Pemukulan dilakukan sebanyak sembilan kali dari arah samping tubuh korban sampai korban tewas seketika. Selain cincin dan gelang, pelaku juga mengambil uang Rp 30 ribu. Jadi total kerugian sekitar Rp 2,5 juta,” beber Kosasih.

Saat ini, polisi menyita barang bukti sepeda motor sport yang digunakan pelaku beraksi. Sementara, seluruh benda yang diambil pelaku sudah habis terjual dan hanya menyisakan uang Rp 180 ribu. Petugas juga menghadiahi timah panas pada kaki kanan Supriadi, karena sempat berupaya melarikan diri dan melawan saat ditangkap.

“Tersangka kita kenakan pasal 340 KUHP, tentang pembunuhan brencana, dengan ancaman maksimal hukuman mati,” pungkas Kosasih. (aan/rev)

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...