Kamis, 29 Juli 2021 13:15

​Calon Kapolri Komjen Listyo Wajibkan Polisi Ngaji Kitab Kuning, Gus Fahmi sudah Ngisi di Polres

Kamis, 21 Januari 2021 19:26 WIB
Editor: MMA
​Calon Kapolri Komjen Listyo Wajibkan Polisi Ngaji Kitab Kuning, Gus Fahmi sudah Ngisi di Polres
KH. Fahmi Amrullah. foto: youtube

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Banyak respons para kiai -terutama di Jawa Timur- terhadap rencana Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang akan mewajibkan anggota Polri mengikuti kajian kitab kuning untuk menangkal berkembangnya teroris dan radikalis.

Namun, KH Fahmi Amrullah, Kepala Pondok Putri Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur, justru menunggu realisasinya. “Sebaiknya ditunggu saja. Selama ini beberapa polres sudah ada yang mengadakan kajian-kajian. Saya setiap Kamis ngisi di Polres Jombang. Tapi belum menyeluruh. Ditunggu saja,” kata Gus Fahmi, panggilan akrab Kiai Fahmi Amrullah, kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (21/1/2021).

Gus Fahmi juga mengusulkan agar Polri juga memaksimalkan para polisi yang sudah bisa baca kitab kuning. Sebab, “Belajar baca kitab kuning butuh lama,” kata cucu pendiri NU Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy’ari itu.

Sebelumnya, Ketua PWNU Jawa Timur Dr. KH. Marzuki Mustamar merespons positif gagasan calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang akan mewajibkan anggota Polri mengikuti kajian kitab kuning untuk menangkal berkembangnya teroris.

BACA JUGA : 

Harlah ke-23, PKB di Jatim Salurkan Bansos untuk Isoman hingga Lomba Kitab Kuning

Kapolri Sebut Telah Salurkan 475.420 Paket dan 2.471.217 Kg Beras ke Warga Selama PPKM Darurat

Panglima TNI, Kapolri, dan Menkes Turun Langsung Percepat Distribusi Bansos PPKM Darurat

Harlah ke-23, DPC PKB Bangkalan Delegasikan 10 Peserta Musabaqah Kitab Kuning

“Siapa pun yang ingin berbuat baik untuk bangsa ini, kita mesti apresiasi termasuk upaya deradikalisasi lewat menggalakkan ngaji kitab kuning,” kata Kiai Marzuki Mustamar kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (21/1/20221) sore.

“Umat kembali kepada ajaran yang benar, merujuk kepada ulama yang benar dan negara aman, terhindar dari perpecahan,” tambah pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Karang Besuki, Kecamatan Sukun, Malang Jawa Timur itu.

Hanya saja, tegas Kiai Marzuki Mustamar, kita patut bertanya pada diri kita sendiri. “Kenapa hal itu ada ketika petinggi Polri justru dari orang non muslim,” kata dosen Fakultas Humaniora dan Budaya UIN Maliki Malang yang dikenal sebagai pakar Ahlussunnah Wal-Jamaah (Aswaja) itu.

“Semoga berkat kitab kuning dan ulama, dapat hidayah! Dan semoga saat petinggi Polri berganti, lebih Aswaja lagi dan lebih bersih dari radikalis,” do’a Kiai Marzuki Mustamar yang telah melahirkan karya Kitab Al-Muqtathafat li ahl al-Bidayat. Buku berbahasa Arab ini berisi sanggahan kepada beberapa kelompok, terutama kelompok salafi wahabi yang suka membid’ahkan amaliah kaum Nahdliyyin, dikutip dari dalil-dalil Al-Quran, As-Sunnah, dan kaidah Ushul Fiqh

Seperti diberitakan BANGSAONLINE.com, banyak sekali gagasan Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang menggebrak. Yang teranyar akan mewajibkan anggota Polri mengikuti kajian kitab kuning. Gagasan ini ia sampaikan untuk menangkal berkembangnya teroris.

Yang menarik, ide mewajibkan anggota Polri mengikuti pengajian kitab kuning ini bukan hanya wacana. Tapi pernah ia praktikkan ketika menjabat Kapolda Banten. “Seperti di Banten, saya pernah sampaikan anggota wajib untuk belajar kitab kuning,” tegas Komjen Listyo Sigit Prabowo Listyo ketika uji kelayakan dan kepatutan di hadapan DPR RI, Rabu (20/1/2021).

Listyo menuturkan bahwa ide ini mendapat masukan dari para kiai atau ulama di Banten. “Saya yakini bahwa apa yang disampaikan ulama itu benar adanya. Maka dari itu, kami akan lanjutkan,” tegas Listyo yang kini menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.(tim) 

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...