Kamis, 04 Maret 2021 22:08

Kalapas Porong Selidiki Keterlibatan Oknum Petugas Soal Penemuan Hp Milik Napi Kasus Hoax Vaksin

Jumat, 22 Januari 2021 16:06 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
Kalapas Porong Selidiki Keterlibatan Oknum Petugas Soal Penemuan Hp Milik Napi Kasus Hoax Vaksin
Tri Setyo. (foto: ist)

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kalapas Porong Gun Gun Gunawan masih menyelidiki lebih lanjut keterlibatan oknum petugas lapas dalam kasus ditemukannya hp milik Tri Setyo. Tri Setyo merupakan narapidana kasus pembunuhan yang terlibat kasus hoaks kematian anggota TNI dikarenakan vaksin Covid-19.

"Kasus hoaks sudah ditangani polisi. Tapi untuk ditemukannya barang-barang terlarang di dalam lapas masih kami selidiki. Apakah memang ada peran serta oknum," cetus Gun Gun Gunawan, Jumat (22/1/2021).

Menurutnya, jika nanti ditemukan adanya keterlibatan oknum dalam meloloskan barang-barang terlarang, maka tidak hanya mencoreng nama institusi lapas, melainkan melakukan pembiaran terhadap kejahatan di dalam lapas.

"Kami enggak mau seperti itu, makanya kami kaji lebih lanjut keterkaitan oknum," terangnya.

Dia menjelaskan alasan kenapa barang terlarang dilarang masuk ke dalam lapas. Karena selama ini banyak ditemukan pengendalian narkotika melalui lapas, yakni dengan cara memanfaatkan alat komunikasi.

"Di samping itu, mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti penggunaan senjata tajam dan sebagainya," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polres Gresik mengungkap berita bohong alias hoaks yang melibatkan narapidana lapas Porong Sidoarjo. Tri Setyo diduga menyebarkan berita hoaks terkait Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf. Sugeng Riyadi yang meninggal dunia usai disuntik vaksin Covid-19.

"Kabar tersebut dipastikan tidak benar. Kami lakukan penyelidikan dan pelaku berhasil kami amankan," ujar Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik Iptu M. Dawud.

Kabar tersebut tersebar di media sosial grup WhatsApp. Tri Setyo diketahui mengirim sebuah pesan ke grup WhatsApp "Indahnya Islam" yang berisi foto meninggalnya seorang anggota koramil. Kemudian pelaku memberi narasi: "Innalillahi wainna ilaihi rojiun, vaksin pertama, kasdim 0817 gresik, mayor sugeng riadi, tadi malam danramil kebomas gresik meninggal akibat siang disuntik vaksin. Pagi proses pemakaman. Hati-hati bahaya vaksin ini nyata," tulis pelaku. (cat/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...