Jumat, 23 April 2021 00:00

​Terapkan PPKM Mikro, Wali Kota Kediri Ajak Ketua RT dan Warga Ikut Berperan Aktif

Selasa, 16 Februari 2021 21:19 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
​Terapkan PPKM Mikro, Wali Kota Kediri Ajak Ketua RT dan Warga Ikut Berperan Aktif
Suasana di Posko PPKM skala Mikro di Kecamatan Kota Kediri. foto: ist.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah menetapkan pelaksanaan PPKM Mikro untuk mengendalikan penyebaran Covid-19, khususnya daerah Jawa dan Bali. Konsepnya, melaksanakan pengawasan hingga tingkat lingkungan terkecil, yaitu Rukun Tetangga (RT) untuk ikut berperan aktif.

Dalam pelaksanaan PPKM Mikro ini, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengajak ketua RT dan warga untuk aktif dalam pengawasan dan selalu bekerja sama dengan kelurahan, puskesmas, bhabinkamtibmas, dan babinsa dalam penanganan Covid-19.

Menurut wali kota, tidak hanya mengawasi, tetapi juga menjaga agar tidak terjadi stigma negatif pada pasien Covid-19. Stigma ini selain memperberat kondisi pasien, bisa menyebabkan warga yang terkena Covid-19 akan menyembunyikan sakitnya.

"Dengan demikian, justru memperluas penularan karena tidak ada penanganan yang efektif," kata wali kota, Selasa (16/2).

BACA JUGA : 

SAKIP Kota Kediri Kembali Peroleh Predikat BB Tahun Ketiga dari KemenPAN-RB

Ringankan Beban Warga, Pemkot Kediri Kembali Salurkan Bantuan Sembako Isoman

Live di Instagram, Wali Kota dan Ketua TP PKK Kota Kediri Review Produk UMKM Lokal

Bangkitkan Potensi Lokal, Pemkot Kediri Gelar Lomba Foto Cerita KIM

Sementara itu, dr. Fauzan Adima, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Kediri, di tempat terpisah berharap dalam pelaksanaan PPKM Mikro ini ketua RT dan tetangga lebih berperan aktif untuk berpartisipasi dan bergotong-royong dalam penanggulangan Covid-19 dengan melakukan pengawasan di lingkungannya.

"Dalam hal pelaksanaannya di Kota Kediri, tingkat kecamatan hingga kelurahan sudah menyediakan posko di masing-masing wilayahnya. Posko ini difungsikan untuk mempermudah koordinasi antara Ketua RT dan Satgas Kelurahan," ujar dr. Fauzan.

Sedangkan Camat Pesantren, Widiantoro, menyampaikan bahwa Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Pesantren telah aktif melaksanakan pemantauan di kafe dan pasar tradisional. ”Selain sosialisasi, dengan Satpol PP kami rutin melaksanakan patroli meninjau pusat keramaian,” ujar Widiantoro.

Hal senada juga disampaikan oleh Camat Kota, Arief Cholisudin. Menurutnya, PPKM sudah dilaksanakan meski bukan skala mikro. Maka ketika pelaksanaan secara mikro, tinggal mempersempit area saja.

Dalam pelaksanaan PPKM di Kecamatan Kota, lanjut Arif, satgas kecamatan bekerja sama dengan polsek dan koramil untuk patroli menangani kerumunan, baik di kafe maupun titik kerumunan lainnya. Ia mengaku juga melibatkan karang taruna untuk piket di posko dan melaksanakan sosialisasi langsung ke masyarakat.

“Kalau persiapan secara khusus sih tidak ada, karena aturan di PPKM ini sudah dilaksanakan dulu-dulunya. Yang beda hanya selain mengajak ketua RT, kami melibatkan karang taruna untuk sosialisasi protokol kesehatan di masyarakat khususnya saat patroli di kafe yang kebanyakan pengunjungnya anak muda,” tutup Arief. (uji/ian)

​Cendekiawan Muslim tak Tahu Jumlah Juz Al-Quran
Rabu, 21 April 2021 22:01 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 10 ini bercerita tentang seorang menteri yang juga pengurus organisasi cendekiawan muslim. M Mas’ud Adnan - narator anekdot Gus Dur - bercerita bahwa pada akhir kekuasaan ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...