Selasa, 09 Maret 2021 13:39

Program Unggulan WUB Mulai Melahirkan Pengusaha-pengusaha Muda di Pamekasan

Jumat, 19 Februari 2021 17:46 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yeyen
Program Unggulan WUB Mulai Melahirkan Pengusaha-pengusaha Muda di Pamekasan
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat menerima pengusaha baru yang mengikuti program unggulan WUB di Mandhapa Agung Ronggosukowati.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Program Wirausaha Baru (WUB) yang merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan untuk menciptakan usahawan muda baru guna menguatkan inovasi dan ekonomi kreatif mulai menunjukkan hasil.

Bupati Pamekasan H Baddrut Tamam di beberapa kesempatan mengungkapkan bahwa program WUB ini lahir dari gagasan Desa Tematik sebagai rumusan menggali potensi ekonomi di tingkat desa. Menurutnya, program WUB ini akan memudahkan masyarakat menemukan ide usaha berbasis kearifan lokal. "Sehingga akan lahir pengusaha-pengusaha muda yang berhasil dari program WUB," harapnya.

Dalam program WUB ini, pemkab hadir dengan memberikan modal usaha kepada pengusaha melalui sistem pinjaman dengan bunga hanya sebesar satu persen dalam setahun. Secara teknis, Pemkab Pamekasan bekerja sama dengan perbankan dalam pemberian pinjaman tersebut.

"WUB dengan target yang ambisius, dengan target 10 ribu pengusaha baru akan kita latih dan dorong untuk dikelompokkan menjadi usaha baru yang akan menguatkan inovasi dan ekonomi kreatif di Pamekasan," ujar Baddrut saat menerangkan program unggulan tersebut, Jumat (19/02/21).

Ra Baddrut, sapaan Baddrut Tamam berharap dengan tumbuhnya usaha baru, akan membawa dampak positif terhadap perputaran ekonomi. Nantinya, kata Baddrut, kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi oleh produk-produk lokal produksi pengusaha-pengusaha muda tersebut.

"Sehingga perputaran uang dan ekonomi juga akan dirasakan secara langsung tanpa melalui biaya pendistribusian yang biasa akan membuat harga lebih mahal nantinya," katanya.

Ia mencontohkan produk yang harusnya bisa diproduksi oleh masyarakat Pamekasan, yaitu Songkok. "Selama ini, songkok yang kita pakai tidak ada yang diproduksi di Pamekasan. Juga sarung, sepatu, tas bahkan snack yang kita makan sehari-hari tidak ada yang diproduksi di Pamekasan," jelasnya.

Motivasi inilah yang mendasarinya untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat melalui program WUB, agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dari produk lokal. Caranya, dengan melatih beberapa pengusaha yang memiliki komitmen secara serius agar potensi usahanya berkembang.

"Setelah kita latih, kita bantu alatnya, setelah itu diberi pinjaman modal. Orang yang tidak punya keahlian harus kita dorong untuk punya keahlian. Setelah punya keahlian dia harus punya mesin produksi. Setelah itu butuh modal, kemudian butuh pasar. Pemkab Pamekasan menyiapkan keseluruhannya itu," tegasnya.

Setelah pengusaha punya keahlian dan modal, nantinya pemkab juga akan membantu strategi pemasaran, baik secara offline dan online. Secara offline nantinya akan didirikan Wamira Mart atau wira usaha milik rakyat yang saat ini masih dalam proses. Sementara pemasaran secara online akan bekerja sama dengan beberapa startup.

"Senang sekali jika kemudian beberapa usaha yang dirancang oleh wirausaha baru ini bisa laku dan menjadi pilihan produk utama yang akan dibeli oleh masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Pamekasan. Sehingga kemudian etos dan semangat menjadi pengusaha baru ini tetap terpacu," tutup mantan Ketua PKC PMII Jawa Timur tersebut.

Terpisah, seorang pengusaha songkok At-Tamam, Sahaji Imron yang mengikuti program WUB menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Pamekasan juga Bupati Baddrut Tamam yang telah menfasilitasi usahanya serta memberikan modal dengan bunga kecil.

"Memproduksi songkok nasional merupakan cita-cita saya. Alhamdulillah adanya program WUB ini yang di dalamnya ada produksi songkok, sehingga saya bisa ikut pelatihan untuk buat songkok yang lebih baik," ungkapnya.

Setelah mantap mengikuti pelatih dari program WUB tersebut, Sahaji Imron saat ini bisa menghasilkan songkok dengan kualitas yang lebih bagus. "Sebelumnya, untuk modal awal saya jual sepeda motor, Namun sejalan waktu dan meningkatnya kualitas songkok, pesanan songkok semakin meningkat sehingga saya mengajukan pinjaman dengan satu persen setahun untuk meningkatkan produksi usaha. Alhamdulillah cair," ucapnya syukur. (adv/yen/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Selasa, 09 Maret 2021 06:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata banyak orang – bahkan pejabat - yang justru positif Covid-19 setelah vaksin sinovac. Loh? Kenapa? Lalu apa manfaat vaksin?Nah, tulisan Dahlan Iskan pagi ini, Selasa, 9 Maret 2021, menjawab pertanyaan-pertany...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...