Minggu, 09 Mei 2021 19:35

​Indonesia Masuk Lima Besar Produsen Kopi Dunia, Ketua DPD RI Berharap Nasib Petaninya Dipikirkan

Senin, 22 Februari 2021 19:40 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Nanang Fachrurozi
​Indonesia Masuk Lima Besar Produsen Kopi Dunia, Ketua DPD RI Berharap Nasib Petaninya Dipikirkan
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat diwawancarai para awak media ketika melakukan reses di Kabupaten Jember, Jawa Timur. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, bersama Brazil, Vietnam, Kolombia, dan Ethiopia. Buat Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, fakta ini sangat membanggakan. Dia pun berharap nasib petani kopi diperhatikan dengan serius.

LaNyalla mengatakan bahwa keberhasilan Indonesia menjadi salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, didukung dengan sumber daya alam yang melimpah. "Potensi alam kita sangat berlimpah. Hal ini memerlukan penanganan yang serius agar kita mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat," ujarnya, Senin (22/2/2021).

Ditambahkannya, kontur tanah serta iklim yang ada di Indonesia sangat menunjang hal tersebut. Total produksi kopi di Indonesia, termasuk robusta dan arabika, adalah 660 ribu ton pada 2019-2020.

"Indonesia kaya dengan kopi. Kita pun termasuk lima besar penghasil kopi terbesar di dunia dengan kualitas kopi yang tinggi, dengan jenis kopi robusta dan arabika," terangnya.

BACA JUGA : 

Bupati Hendy Akan Jadikan Jember Sentra Kopi Terbesar di Indonesia

Tingkatkan Perdagangan dan Kualitas SDM, Kadin Jatim Sinergi dengan NTT

6.000 Bhabinkamtibmas Dikerahkan Tegakkan Prokes di Jatim, Ketua DPD RI Beri Apresiasi

​Dikunjungi Ketua DPD RI, Bupati Pamekasan Paparkan Kesuksesan Lima Program Prioritas

Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, Indonesia memiliki sekitar 1,2 juta hektare tanaman kopi yang sebagian besar dihasilkan oleh pertanian kecil dan mandiri. "Masing-masing petani kopi diperkirakan memiliki satu hingga dua hektare lahan kopi. Salah satunya adalah Garut yang cukup besar menghasilkan kopi dan telah ekspor. Untuk itu dukungan harus diberikan agar produksi bisa terus ditingkatkan," katanya.

Hanya saja, di masa pandemi Covid-19 usaha kopi juga turut terdampak. Oleh karena itu, LaNyalla menilai perlu dilakukan langkah pemulihan untuk sektor ini. "Petani tidak dapat berdiri sendiri saat terjadi situasi di luar prediksi. Mereka memerlukan bantuan stimulan yang dapat memicu pertumbuhan ekonomi kembali," kata pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu.

Apalagi untuk ekspor, juga terdampak berkurangnya armada kapal rute luar negeri. Menyusul berhentinya armada pelayaran dalam negeri yang melayani rute internasional. "Ini mengakibatkan perusahaan ekspor menunggu jadwal kapal asing. Konsekuensinya waktu tunggu dan penambahan biaya shipment. Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Pemerintah, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perhubungan harus turun tangan," ungkap LaNyalla.

LaNyalla yang juga pernah menjadi Ketua Umum Kadin Jawa Timur tersebut mengatakan bahwa varian kopi yang dimiliki Indonesia sangat berpotensi untuk diangkat kembali.

"Salah satunya kopi luwak yang khas dan unik serta harga yang cukup mahal. Tapi sekali lagi, Kemendag dan Kemenhub, harus fokus membantu proses ekspor melalui berbagai kemudahan. Karena dengan kualitas yang dimiliki, kopi Indonesia tidak akan kesulitan menembus pasar dunia," tuturnya optimis. (nf/zar)

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...