SAPA WARGA: Bambang Haryo Soekartono (BHS) saat berkunjung ke Desa Bluru Kidul Kecamatan Sidoarjo, Kamis (25/2/2021). foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE
Ditambahkan BHS, dengan panjang jalan tol yang melintasi Sidoarjo, kurang lebih 30 kilometer, harusnya ada tambahan exit tol di wilayah Sidoarjo. Saat ini baru ada tiga exit tol di Sidoarjo. Sementara di Surabaya, exit tol lebih dari lima. "Harusnya di Sidoarjo exit tolnya minimal lima," jlentreh alumni ITS ini.
Selain exit tol, kata BHS, seharusnya ada tambahan overpass. Saat menjabat anggota DPR RI, dia mematok target setiap tahun ada pembagunan tiga overpass.
"Sekarang sudah tahun kedua, masih ada dua overpass. Minimal harusnya sudah enam overpass. Jadi ini yang harus dilaksanakan, sehingga ada kemanfaatan untuk masyarakat Sidoarjo," harap BHS.
Terkait harapan agar tarif jalan tol bisa diturunkan lagi dan beberapa fasilitas yang bisa disediakan pengelola jalan tol, BHS melalui MTI Jawa Timur akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Kementerian PUPR.
"Khusus Sidoarjo dan Surabaya, supaya diberi harga lebih khusus, jadi mungkin bisa diberi kartu abonemen, yang harganya lebih murah," harap BHS. (sta/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




