Desa Dringu dan Desa Kedung Dalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo saat dilanda banjir.
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Bencana banjir yang melanda dua desa, yakni Desa Kedung Dalem dan Desa Dringu, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
Rencananya, UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai (PSDA WS) Welang Pekalen Pasuruan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur akan mengucurkan dana sebesar Rp 150 juta untuk pembangunan tanggul sungai desa yang jebol.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Luncurkan 143 Ribu Kuota Beasiswa untuk Siswa dan Mahasiswa Jatim
- Opini WTP ke-13 Pemkab Probolinggo Disebut Belum Cerminkan Dampak Nyata
- Komitmen Berikan Hunian Layak, Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Terbaik I Program Rutilahu di Jatim
- Pemprov Jatim Siapkan 1.100 Beasiswa Santri, Kini Hadir Jalur STEM dan Al-Azhar
“Anggaran itu untuk pembangunan tanggul sungai yang jebol,” ujar Kepala UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai (PSDA WS) Welang Pekalen Pasuruan, Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur, Novita Andriyani kepada wartawan, Rabu (3/3/21).
Menurut dia, ada 4 titik tanggul yang jebol. Namun dari 4 titik tersebut hanya satu tanggul yang mengalami rusak parah. “Melihat kerusakan itu, kita sudah memperhitungkan biayanya (RAB). Diperkirakan menghabiskan anggaran sebesar itu,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo, Tutug Edi Utomo kepada wartawan mengatakan, jika pembangunan infrastruktur di kawasan itu menelan anggaran yang cukup besar. Terutama pembangunan plengsengan.
“Dananya cukup besar. Makanya kita ihktiar, karena Pemkab (Probolinggo: red) sendiri nanti yang akan mengusulkan ke Pemprov Jatim,” katanya singkat. (ugi/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




