Senin, 19 April 2021 15:58

H. Syafiuddin Bertekad Kembalikan Kejayaan PKB di Bangkalan

Minggu, 07 Maret 2021 23:09 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
H. Syafiuddin Bertekad Kembalikan Kejayaan PKB di Bangkalan
H. Syafiuddin, S.Sos. saat pidato politik pertama setelah terpilih sebagai Ketua DPC PKB Bangkalan periode 2021-2026. foto: FAUZI/ BANGSAONLINE

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - H. Syafiuddin menyampaikan pidato politik pertamanya di depan para Ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) se-Kabupaten Bangkalan setelah ditetapkan sebagai Ketua DPC PKB Bangkalan periode 2021-2026, Ahad (7/3/2021).

Dalam orasinya yang berdurasi 7 menit, H. Syafiuddin mengajak para ketua DPAC untuk menggalang persamaan dan meninggalkan perbedaan.

"Keyword-nya adalah song osong lombhung (gotong royong). Jika ingin meraup kesuksesan seperti awal PKB berdiri di Bangkalan, sinergitas adalah jurus ampuh agar dapat mendaur ulang kejayaan PKB tahun 2009 silam," ujar Anggota DPR RI ini.

Begitu pula menyikapi perhelatan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pilkada 2024, kata Syafiuddin, akan ringan jika semua pengurus dan kader PKB bisa bergotong royong. Mengingat, dibutuhkan kerja yang sangat keras untuk memenangkan dua event itu, karena rencananya akan digelar serentak.

BACA JUGA : 

Puluhan Warga Desa Patengteng Demo DPMD, Minta TFPKD Verifikasi Ulang Bacakades

Soal Penundaan Pilkades Bangkalan, Ketua TFPKD: Hasil Survei Meminta Tetap Berlangsung 2 Mei 2021

Sekretaris AKD Bangkalan: Baru Kali ini Pilkades Digelar Saat Ramadhan, Zamannya Ra Fuad Tak Pernah

Mengerikan! Inilah Kondisi Gus Dur saat Cak Imin Ambil Alih PKB

"Hal ini selaras apa yang diucapkan KH. Dr. Halim Iskandar Ketua DPW Jawa Timur, bahwa Pileg dan Pilkada 2024 momen politik yang harus diantisipasi, karena akan digelar bersamaan pada tahun 2024, hanya beda bulan saja," ucapnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus anak cabang hingga ranting solid demi mengembalikan kejayaan PKB seperti 11 tahun yang lalu.

"Saya punya tagline Song Osong Lombhung, sinergitas dari DPC, DPAC, sampai ke DPRT, dibutuhkan soliditas. Kalaupun ada perbedaan tidak lain adalah dinamika," jelasnya.

"Untuk mendulang kesuksesan kejayaan seperti masa lalu, bukan satu hal mustahil. Mengingat PKB memiliki modal kultural, memiliki aset sosial, tinggal mengeksplorasi," pungkasnya. (uzi/rev)

Teh Panas Rp 5.000, Teh Dingin Rp 10.000, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (7)
Minggu, 18 April 2021 22:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com –Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan kali ini M Mas’ud Adnan – sang narator - mereview tentang orang Madura yang tiba-tiba haus. Ia pun pergi ke warung di pinggir jalan. Ia membeli teh. Di warung itu semua barang yang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...