Ruang Kelas Rusak Karena Puting Beliung, Ratusan Siswa SD di Bangkalan Belajar di Teras Rumah Warga

Ruang Kelas Rusak Karena Puting Beliung, Ratusan Siswa SD di Bangkalan Belajar di Teras Rumah Warga Para siswa SDN Tlagah 2 Bangkalan saat kegiatan belajar mengajar di teras rumah warga (dok. Ist)

BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Sebanyak 110 siswa SDN Tlagah 2, Kecamatan Galis terpaksa belajar di teras rumah warga setelah ruang kelas mereka rusak akibat terjangan angin dan hujan.

Kepala SDN Tlagah 2, Fatmawati, mengatakan kegiatan belajar mengajar untuk siswa kelas 4, 5, dan 6 dipindahkan ke luar kelas karena kondisi bangunan yang dinilai membahayakan.

Kerusakan paling parah terjadi di ruang kelas 4 dan 6. Atap kedua kelas tersebut rusak dan jebol, sehingga dikhawatirkan terjadi kerusakan susulan yang membahayakan keselamatan siswa.

Sementara itu, ruang kelas 5 berada di antara dua kelas yang rusak. Pihak sekolah khawatir kerusakan akan menjalar ke ruang tersebut jika tetap digunakan.

“Kemarin plafon kelas 6 runtuh dan hari ini atap kelas 4 jebol,” ungkap Fatmawati, Selasa (13/1/2026).

Atas pertimbangan keselamatan, pihak sekolah akhirnya memutuskan memindahkan ratusan siswa dari tiga kelas tersebut untuk belajar di teras rumah warga sekitar sekolah.

“Kebetulan rumah saya dekat sekolah. Jadi untuk siswa kelas 6 belajar di teras rumah saya,” ucapnya.

“Untuk siswa kelas 4 dan 5 di teras rumah warga,” imbuh Fatmawati.

Ia menjelaskan, jumlah siswa dari tiga kelas tersebut mencapai 110 orang, dengan rincian kelas 6 sebanyak 30 siswa, serta kelas 4 dan 5 masing-masing 40 siswa.

“Kalau total keseluruhan ada 248 siswa,” katanya.

Fatmawati menambahkan, kondisi sekolah semakin memprihatinkan setelah ruang guru diketahui ikut ambruk pada Selasa pagi.

Menurut dia, sebelum kejadian tersebut, bangunan sekolah memang sudah lama mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan.

“Saya tidak ingat kapan terakhir kali diperbaiki. Karena sudah lama sekali,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Bangkalan, Ali Yusri Purwanto, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti kondisi tersebut.

Ia memastikan Dinas Pendidikan akan meninjau langsung kerusakan bangunan sekolah dan mengupayakan perbaikan secepatnya.

“Insyaallah akan dapat rehab. Nanti kami akan tinjau ke sana langsung,” ujar Ali.

Sebelumnya, plafon ruang kelas 6 SDN Tlagah 2 ambruk pada Senin (12/1/2026). Kerusakan tersebut diduga dipicu oleh hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah tersebut sejak sehari sebelumnya. (van)