Banjir merendam salah satu jembatan penghubung desa hingga tak terlihat.
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Banjir kembali menerjang kawasan Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Kali ini banjir itu melanda di tiga desa, yakni Desa Dringu, Kedung Dalem, dan Tegalrejo.
Akibat terjangan banjir tersebut, ribuan rumah terendam air bercampur lumpur. Banjir itu juga merusak barang perabotan rumah milik warga setempat.
BACA JUGA:
- Ungkap Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satreskrim Polres Probolinggo Raih Penghargaan dari Kapolda Jatim
- Polres Probolinggo Tangkap 7 Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi di Lima Lokasi
- Truk Diduga Rem Blong Hantam Antrean di Perlintasan KA Probolinggo, Sekeluarga asal Blitar Tewas
- Polisi Gagalkan Pencurian Sapi di Probolinggo
“Ini merupakan banjir kiriman,” tandas Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo, Tutuq Edi Utomo kepada wartawan, Selasa (9/3/2021).
Menurut dia, banjir kiriman itu berasal dari Kecamatan Kuripan, Sumber, Bantaran dan Leces yang melewati sungai Kedung Galeng.
“Jadi, meskipun di daerah Kecamatan Dringu tidak hujan, tetapi jika kawasan pegunungan itu hujan dipastikan Kecamatan Dringu akan banjir,” katanya.

(Petugas sedang mengevakuasi salah satu warga)
Untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan, pihak BPBD nantinya akan melakukan koordinasi dengan petugas yang berada di kawasan pegunungan agar secepatnya memberikan informasi jika di daerah atas sedang turun hujan.
Sementara itu, akibat terjangan banjir tersebut, hingga saat ini warga melakukan bersih-bersih lumpur. Tak hanya itu, pejabat Forkopimda juga turut terjun ke lokasi membantu warga. Seperti Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Imam Wibowo, Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan, Sekda Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono, serta Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo.






