Bupati dan Wabup Gresik, Gus Yani - Bu Min, bersama jajaran pengurus PDIP Gresik dan Jatim saat pembukaan musancab serentak. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPC PDIP Gresik menggelar musyawarah anak cabang (musancab) serentak meliputi Kecamatan Gresik, Bungah, Balongpanggang, dan Wringinginanom, secara online dan offline di Kantor DPC PDIP Gresik, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik, Sabtu (27/3/202), malam.
Musancab dibuka Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi, dihadiri Bupati dan Wabup Gresik Fandi Akhmad Yani - Aminatun Habibah, Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari, Ketua Bidang Kaderisai Wisnu Sakti Buana, Ketua DPC PDIP Gresik Mujid Riduan, Sekretaris Noto Utomo, dan Bendahara Siti Muafiyah.
BACA JUGA:
- PDIP Jatim Lantik 206 Pengurus PAC di Tuban
- DPD Tunjuk Putra Mantan Ketua PDIP Gresik sebagai Ketua PAC Kebomas
- PDIP Jatim Belum Sampaikan 18 Nama Ketua PAC Terpilih se-Gresik, Sekretaris DPC: Rencana Bulan Ini
- Wadahi Kreativitas Gen Z, PDIP Gresik Sukses Gelar Barata Ngabuburit E-Sport Championship 2026
Kusnadi menyatakan, ada dua alasan DPD hadir dalam musancab kali ini. Sebab, biasanya cukup dimandatkan kepada DPC. Alasan pertama, berdasarkan hasil Kongres PDIP ke V, semua pengurus diamanahi target kemenangan pemilu 2024.
"Jadi, target PDIP dalam pemilu 2024 nanti hattrick tiga kali berturut-turut, baik Pilpres maupun Pileg. Karena itu, kami mengajak semua kader, termasuk bupati dan wabup yang diberangkatkan PDIP untuk wujudkan hattrick kemenangan Pileg dan Pilpres di 2024," ujarnya.
Menurut Kusnadi, untuk bisa mewujudkan kemenangan pemilu tiga kali berturut-turut tak mudah. Ada sejumlah tantangan, di antaranya karena Pilpres 2024 mendatang PDIP tak bisa mengusung Joko Widodo lagi.
"Lalu siapa calonnya? Sampai sekarang belum dikenalkan sosok calonnya. Untuk itu, sebagai pengurus dan kader partai, siapa pun nanti yang ditugaskan (sebagai capres), maka harus patuh," imbuhnya.
Kondisi ini, kata Kusnadi, sama saat PDIP memutuskan mengusung Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah pada Pilkada Gresik 2020. "Pasti banyak yang tanya kenapa tidak Pak Qosim. Kenapa Gus Yani. Nyatanya menang," katanya.
"Seperti itu tantangan yang dihadapi. Makanya, harus siap. Sebab, pemilu dan pilkada serentak 2024 nanti adalah perang semua, lawan semua. Makanya, untuk bisa memenangkan pemilu harus solid dah utuh. Caranya gimana, harus sering-sering silaturahmi," urainya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




