Kamis, 13 Mei 2021 09:39

BUMDes untuk Sejahterakan Warga, Yuhronur: Pengelolanya Harus Kreatif dan Manfaatkan Potensi Desa

Rabu, 31 Maret 2021 16:22 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Nur Qomar Hadi
BUMDes untuk Sejahterakan Warga, Yuhronur: Pengelolanya Harus Kreatif dan Manfaatkan Potensi Desa
Yuhronur Efendi, Bupati Lamongan. (foto: ist)

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi berharap keberadaan BUMDes bisa meningkatkan potensi desa dan bisa menyejahterakan warganya. Harapan tersebut diungkapkan Yuhronur, usai meluncurkan program Gerakan Lamongan Sehari Satu Buku (Gerlamsesaku) di SMP Negeri 1 Lamongan, Rabu (31/3/2021).

Menurut Yuhronur, pengelola BUMDes di Lamongan harus lebih kreatif dalam mengembangkan potensi yang ada di desanya, sehingga tidak ada istilah jalan di tempat karena kurang bisa memanfaatkan potensi di desa itu sendiri.

“Kalau pengelola BUMDes itu kreatif dan bisa memanfaatkan potensi desa saya yakin akan bisa menyejahterakan warganya, dan aset-aset utama di setiap desa bisa ditingkatkan,” ujar Yuhronur.

Selain itu, Yuhronur juga mengimbau para pelaku BUMDes lebih serius dalam pengelolaannya karena masih banyak dijumpai BUMDes yang kurang maksimal, bahkan tidak jalan. “Jika dikelola dengan baik, saya optimis mampu mengangkat ekonomi masyarakat, maka untuk itu perlu keseriusan dalam pengelolaan BUMDes itu sendiri,” ujarnya.

BACA JUGA : 

Bupati Yuhronur Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik Lebaran

Support Klub Kebanggaan, ASN Pemkab Lamongan Kenakan Jersey Persela

Pemkab Lamongan Kembali Pertahankan SAKIP A

Bedah 135 Rumah Warga Kurang Mampu, Lamongan Siapkan Anggaran Rp 2,44 Miliar

Bupati Yuhronur memberi apresiasi kepada seluruh kepala desa dan camat seluruh Lamongan yang telah mendirikan BUMDes dan BUMdes Bersama. "Saya berharap melalui BUMDes inilah, sumber daya alam setempat bisa dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat," terangnya.

Berdasarkan data di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lamongan, sebanyak 462 desa sudah memiliki BUMDes dan dibagi menjadi tiga kelas, yakni 95 kategori maju), 63 kategori berkembang, dan 304 kategori perintis.

Menurut Kepala DPMD Lamongan Khusnul Yaqin, saat ini BUMDes yang sudah maju telah mempunyai pelbagai unit usaha. Bahkan, saat ini sudah berdiri lima unit toko ritel bernama Lamongan Mart (LA Mart) milik BUMDes.

“Kita targetkan tahun ini semua BUMDes sudah maju dan memiliki toko ritel, tidak melulu difungsikan sebagai simpan pinjam saja,” pungkasnya. (qom/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...