Rabu, 21 April 2021 11:24

Apindo Bersama Pemkab Mojokerto Siap Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi

Kamis, 08 April 2021 00:18 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Rochmad Aris
Apindo Bersama Pemkab Mojokerto Siap Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi
H Bambang Widjanarko, Ketua Apindo Kabupaten Mojokerto.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Mojokerto akan tingkatkan kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk memulihkan perekonomian daerah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Apindo Kabupaten Mojokerto, H Bambang Widjanarko seusai acara diskusi bertema "Membangun Sinergi antara Swasta dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto" di Hotel Grand Whiz, Trawas, Rabu (07/04/2021).

Bambang menyampaikan, dampak Covid-19 mengakibatkan keterpurukan pertumbuhan ekonomi. Angka investasi Kabupaten Mojokerto pada tahun 2019 mencapai Rp 1,7 T, sedangkan pada tahun 2020 menurun menjadi Rp 1,36 T. "Initnya bagaimana kita caranya untuk meningkatkan daya tarik investor untuk bisa berjalan dengan baik," jelasnya.

Pandemi Covid-19 yang sudah terjadi selama 1 tahun ini membuat Kabupaten Mojokerto mengalami kontraksi angka pertumbuhan ekonomi. Saat ini angka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Mojokerto adalah -1,1%. "Pandemi yang sudah 1 tahun ini bagaimana pertumbuhan ekonomi kita kan pandemi di Kabupaten Mojokerto juga terimbas," jelasnya.

BACA JUGA : 

​Didatangi Gus Barra, Dibantu Uang, Beras, dan Mie, Ninik yang Rumahnya Terbakar Nangis Haru

Kapolres ​Minta Orang Tuanya Jemput, 84 Pemotor Diamankan dalam Balap Liar Lengkong-Trowulan

Oven Produksi Meledak, Pabrik Tepung Agrofood Ngrame Mojokerto Terbakar

Kantor DPD PKS Mojokerto Buka Posko Takjil Gratis Selama Ramadan

Diskusi ini juga membahas beberapa permasalahan perusahaan swasta maupun tenaga kerja dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. "Pada khususnya di Kabupaten Mojokerto, semua terhubung dengan masalah upah, jaminan sosial, dan masalah PJLK, termasuk masalah-masalah perizinan, dan juga masalah hukum-hukum sanksi tersebut," ucapnya.

"Salah satu masalah umum yang dialami pengusaha di tengah pandemi adalah kemampuan perusahaan untuk memberikan upah. Kita berkolaborasi antara swasta dengan pemerintah agar pengupahan ini bisa sejalan dan seimbang," jelasnya.

"Terkait pengupahan, beberapa pengusaha yang tidak sanggup membayar upah sesuai kebutuhan buruh, Apindo akan berupaya menyelamatkan para pekerja melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)," tambahnya.

"Kita harus menyelamatkan para pekerja di perusahaan yang tidak sanggup membayar sesuai upah minimum kabupaten, agar jaminan bisa tercapai yaitu BPJS bisa menerima. Bahwa BPJS Ketenagakerjaan sudah pasti bisa di atas UMP, di bawah UMK bisa didaftarkan," tegasnya. (ris/ian)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 21 April 2021 06:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Mengerikan. Mobil mewah Tesla terbakar. Yang menjadi misteri, tak ditemukan mayat di kursi kemudi. Mayat hanya ditemukan di kursi samping dan jok belakang.Apa sistem autopilot yang jadi kebanggaan Tesla tidak berfung...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...