Sabtu, 08 Mei 2021 19:44

Ditarget Rampung Desember, Begini Desain Jembatan Kanor-Rengel

Jumat, 09 April 2021 14:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Eky Nurhadi
Ditarget Rampung Desember, Begini Desain Jembatan Kanor-Rengel
Desain gambar Jembatan Kanor - Rengel.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Jembatan penghubung antara Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro dengan Kecepatan Rengel, Kabupaten Tuban didesain sederhana berbentuk horizontal lurus dengan tiang vertikal sebagai tiang pancang.

Panjang Jembatan Ka-Re ini mencapai 210 meter dengan lebar jalur kendaraan tujuh meter dan 2x1 meter untuk trotoarnya. Pembangunan jembatan yang dianggarkan senilai Rp 88 miliar ini ditarget selesai pertengahan Desember mendatang.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Bojonegoro Retno Wulandari, jembatan Ka-Re akan dibangun dengan lima bentang menggunakan rangka baja tipe A. Panjang bentang pertama dari tumpuan ke tempat 20 meter, panjang bentang kedua dari tumpuan ke tumpuan 55 meter, panjang bentang ketiga 60 meter, panjang bentang keempat 55 meter, dan bentang kelima 20 meter.

"Jadi total bentangnya 210 meter. Untuk pembangunan jembatan meliputi struktur bawah jembatan (2 abutment dan 4 pilar). Sedangkan struktur atas jembatan dan finishing adalah pemasangan rangka baja," jelas Retno usai peletakan batu pertama di lokasi pembangunan Jembatan Ka-Re sisi timur Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Jumat (9/4/21).

BACA JUGA : 

Tabrak Truk Tronton, Pengendara Motor di Tuban Tewas di Tempat

Kasihan, Hidup Sendirian, Pria di Tuban ini Ditemukan Tewas di Sofa

Kasus Baru Meningkat dalam Dua Pekan, Tuban Jadi Zona Oranye Covid-19

Swalayan di Bojonegoro Ramai, Tim Satgas Covid-19 bersama Satpol PP Awasi Para Pengunjung

Lanjut dia, konstruksi dua abutment jembatan akan menggunakan beton bertulang dan fondasi menggunakan kontruksi tiang pancang. Retno berharap saat pengerjaan jembatan tidak ada kendala, terutama banjir.

"Dulu waktu pengerjaan jembatan Luwihaji - Blora kami beberapa kali terkendala air sungai yang banjir. Di Kanor ini semoga tidak terkendala itu," ujarnya menambahkan.

Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Husein yang juga hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Ka-Re menambahkan, jembatan ini merupakan koneksitas dua daerah. Dengan dibangunnya Jembatan itu diharapkan dapat membawa perkembangan dan pertumbuhan ekonomi dua daerah.

"Tentunya berdampak positif terhadap pergerakan masyarakat dan meningkatkan taraf hidup. Kami dari Pemerintah Kabupaten Tuban sangat mendukung pembangunan jembatan ini. Kita harapkan juga dapat mempererat hubungan antara dua daerah (Bojonegoro - Tuban)," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan Jembatan Ka-Re dimulai hari ini dengan ditandai groundbreaking atau peletakan batu pertama yang di Desa Semabung, Kecamatan Kanor. Setelah groundbreaking ini Dinas PU dan kontraktor pelaksana akan segera melakukan persiapan untuk konstruksi metting, mobilisasi alat, dan rapat persiapan.

"Targetnya pertengahan Desember sudah selesai, namun kami harap sebelum Desember sudah bisa selesai. Tetapi ya tergantung situasi alam atau ketinggian air sungai, karena saat banjir tentu pengerjaan akan terganggu," ujarnya. (nur/rev)

Awal Mula Tarawih Cepat di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan
Jumat, 07 Mei 2021 23:44 WIB
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada fenomena yang selalu viral setiap Bulan Ramadan, yakni Salat Tarawih Cepat. Jika di Indramayu ada pesantren yang menuntaskan salat tarawih 23 rakaat dalam durasi hanya 6 menit, di Bangkalan juga ada pesantren ya...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...