Senin, 10 Mei 2021 01:35

Mbak Wabup Dewi Hadiri Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair Organik di Mojo

Selasa, 13 April 2021 19:30 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Mbak Wabup Dewi Hadiri Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair Organik di Mojo
Mbak Wabup Dewi Mariya Ulfa (tengah) saat ikut memilah bahan untuk membuat pupuk organik di acara pelatihan pembuatan pupuk cair organik bagi para petani di Desa Kedawung, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. (foto: MUJI HARJITA/BANGSAONLINE)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menghadiri pelatihan pembuatan pupuk cair organik bagi para petani di Desa Kedawung, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Selasa (13/4/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Wabup Dewi, demikian sapaan akrab Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Kediri itu, tampak ikut memilah-milah bahan yang akan digunakan untuk membuat pupuk cair organik.

Mbak Wabup Dewi mengatakan bahwa Pemkab Kediri akan mendorong para petani untuk menggunakan pupuk organik, bila akan menanam padi. Dengan menggunakan pupuk organik, maka biaya produksi bisa ditekan.

"Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar kita untuk diolah menjadi pupuk organik, maka dapat membantu petani mengurangi biaya produksi dan bisa mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia," kata Mbak Wabup Dewi didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Anang Widodo, Selasa (13/4/2021).

BACA JUGA : 

Gelar Musrenbang, Pemkab Kediri Susun Strategi Bersaing Level Nasional

​Pemdes Kwadungan Kediri Siapkan Tempat Isolasi bagi yang Nekat Mudik

​100 ODGJ dan ODKB di Kediri Terima Bansos Permakanan

Pemkab Kediri Gelar Pondok Ramadan, Bertemakan "Gender dalam Pandangan Islam"

Menurut Mbak Wabup Dewi, beras organik hasil bertanam menggunakan pupuk organik ini sudah siap diekspor ke Amerika dan Eropa. Beras organik tersebut berasal dari petani di Kabupaten Kediri yang selama ini sudah menanam padi menggunakan pupuk organik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Anang Widodo menambahkan bahwa proses ekspor saat ini dalam tahap persiapan. "Kemarin sudah selesai (melakukan) audit literasional untuk sertifikasi Eropa dan Amerika," ujar Anang.

"Ekspor tidak boleh beras putih, tapi harus beras merah atau beras hitam. Beras putih diperbolehkan diekspor bila itu beras organik," sambungnya.

Menurut Anang, di Kabupaten Kediri saat ini ada 3 jenis padi organik yang dikembangkan, yakni jenis merah, hitam, dan putih. Dari ketiga jenis tersebut, padi atau beras putih masih menjadi favorit dari konsumen. (uji/zar)

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...