Senin, 17 Mei 2021 23:24

Bupati Ngawi Persiapkan Generasi Muda Sebagai Petani Andal

Selasa, 13 April 2021 21:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Bupati Ngawi Persiapkan Generasi Muda Sebagai Petani Andal
Bupati Ngawi Ony Anwar saat me-launching pertanian organik beberapa waktu lalu.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono terus berupaya meningkatkan sektor pertanian, mengingat Kabupaten Ngawi termasuk sebagai lumbung pangan nasional. Salah satunya, dengan menyiapkan generasi muda sebagai petani andal di era revolusi industri 4.0.

Untuk menciptakan petani generasi millenial, orang nomor satu di Kabupaten Ngawi tersebut telah menyiapkan pemberdayaan bagi warga desa, utamanya pemuda. Nantinya, mereka akan diajari bercocok tanam memanfaatkan teknologi terkini, meliputi alan dan mesin pertanian.

"Tentunya semua akan berimbas dan berdampak. Biasanya saat panen (butuh) banyak tenaga kerja, tetapi dengan mesin akan lebih cepat dan efisien, juga menjaga kualitas hasil panen," terangnya kepada BANGSAONLINE.com saat ditemui di kediamannya.

Dengan mencetak petani milenial yang siap bersaing di era revolusi industri 4.0, diharapkan Kabupaten Ngawi akan semakin maju. Apalagi ditunjang dengan sistem pertanian agro tech yang berbingkai pertanian organik.

BACA JUGA : 

Dirapid Test di Pos Terpadu, Ratusan Kendaraan di Perbatasan dan Exit tol Ngawi Putar Balik

Peduli Terhadap Sesama, Kapolres Ngawi Bersama Bhayangkari Bagi-bagi Takjil

Bupati Ngawi Izinkan Warga Salat Idulfitri di Masjid dan Lapangan dengan Sejumlah Persyaratan

Covid-19 di Ngawi Menunjukkan Tren Kenaikan, Anggota TNI Blusukan Sosialisasikan Prokes

"Kita persiapkan sebuah program, untuk mengedukasi petani milenial yang mampu mengaplikasikan dunia digital demi meningkatkan angka pangan," katanya.

"Kita harus berani untuk menuju perubahan dengan meninggalkan sistem lama ke sistem yang lebih maju," jelas Mas Ony -sapaan Bupati Ngawi.

Menurutnya, masih banyak sektor yang belum mencapai titik keseimbangan pangan, karena untuk mencapainya diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dan berkompeten. "Sudah saatnya dari pola tradisional kita persiapkan ke pola teknologi, dengan menyiapkan para generasi muda sebagai petani yang andal," urainya.

"Dengan adanya perubahan tersebut, tentunya pasti akan timbul dampak. Kalau sebelumnya banyak tenaga manusia yang dilibatkan pada proses pertanian, dengan adanya perkembangan teknologi akan menggunakan mesin. Hal tersebut tentunya akan berimbas pada beberapa orang dalam penghasilan," pungkasnya. (nal/rev)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Senin, 17 Mei 2021 18:27 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Munculnya buzzer dan influencer dalam media sosial (medsos) mengungkap realitas sosial keagamaan secara telanjang. Fenomena ini terlihat dari konten atau narasi yang diproduksi para buzzer dan influencer. Umpatan kasar...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...