Minggu, 09 Mei 2021 08:25

Gagal Temui Bupati Bangkalan, Pokmas Dua Desa Janji Akan Geruduk Kantor Pemkab Tiap Jam Kerja

Kamis, 22 April 2021 16:01 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Subaidah
Gagal Temui Bupati Bangkalan, Pokmas Dua Desa Janji Akan Geruduk Kantor Pemkab Tiap Jam Kerja
Kelompok Masyarakat (Pokmas) Desa Perreng dan Desa Kapor, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan saat hendak menyampaikan aspirasi ke Bupati Bangkalan. (foto: ist)

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Gagal menyampaikan aspirasi ke Bupati Bangkalan, Kelompok Masyarakat (Pokmas) Desa Perreng dan Desa Kapor, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan berjanji akan menggeruduk Kantor Pemkab Bangkalan setiap hari di jam kerja mulai Senin (26/4/2021) mendatang.

Salah satu aspirasi yang ingin disampaikan oleh kedua kelompok masyarakat tersebut, yakni terkait nilai scoring terhadap bakal calon kepala Desa Perreng dan Desa Kapor yang tidak dimunculkan.

"Keluarkan nilai scoring pada pengalaman kerja dua calon ini. Karena satu poin terkait di pengalaman kerja tidak memiliki nilai. Padahal, pada malam hari nilainya ada, tapi pas pagi harinya sudah hilang," ujar Abdurrahman Tohir, Korlap Pokmas Desa Perreng, Kamis (22/4/2021).

Dirinya mempertanyakan salah satu bacalon kepala Desa Perreng yang justru memiliki ijazah palsu, namun lolos verifikasi cakades. Sehingga pihaknya meminta Bupati Bangkalan mendengarkan aspirasi masyarakat dengan mengeluarkan surat sakti bupati.

BACA JUGA : 

Penembakan Misterius Terjadi di Toko Milik Anggota DPRD Bangkalan, Satu Karyawan Terluka

Kerja Sama Budi Daya Bibit Kedelai, Bupati Bangkalan Teken MoU dengan Khalifah Incorporation

Hasil Pilkades Bangkalan, Ini Nama-nama Cakades Terpilih Versi Hitung Cepat

Tarawih Cepat dan Keseruan Aktivitas Ramadan di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan

"Kami akan terus perjuangkan, baik secara politik maupun secara hukum ke PTUN. Saya yakin, panitia P2KD dan TFPKD tidak profesional dalam proses administrasi, makanya penilaian administrasinya tidak objektif," terangnya.

Sementara itu, Ketua TFPKD Kabupaten Bangkalan Akhmad Ahadiyan Hamid menjelaskan, Bupati Bangkalan tidak dapat memenuhi panggilan karena sedang berada di Jakarta menemui Kemensos menyerahkan dokumen gelar pahlawan nasional Syaikhona Muhammad Kholil. Sedangkan, P2KD desa masih disibukkan dengan masalah validasi data PDT pilkades.

"Saya sarankan, permasalahan ini juga lakukan pengaduan ke PTUN agar segera mendapatkan putusan dari pengadilan, sehingga hasil dari pengadilan dapat menjadi dasar hukum kita," pungkasnya. (ida/uzi/zar)

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...