Kamis, 17 Juni 2021 00:08

​Gaji Belum Dibayar, Ratusan Buruh Pabrik Sepatu di Bojonegoro Mogok Kerja

Jumat, 07 Mei 2021 10:50 WIB
Editor: Nur Syaifuddin
Wartawan: Eky Nurhadi
​Gaji Belum Dibayar, Ratusan Buruh Pabrik Sepatu di Bojonegoro Mogok Kerja
Aksi demo ratusan buruh pabrik PT Shou Fong Lastindo yang berada di Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Ratusan buruh pabrik PT Shou Fong Lastindo yang berada di Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan aksi mogok kerja. Hal itu karena para buruh belum mendapatkan gaji pokok serta tunjangan hari raya (THR) yang tidak sesuai harapan. Aksi mogok kerja dilakukan pada Jumat (7/5/21) pagi.

Para buruh sempat menyampaikan tuntutannya kepada manajemen perusahaan PT Shou Fong yang bergerak di bidang pembuatan alas kaki sepatu tersebut. Namun, para buruh tidak mendapat tanggapan. Selanjutnya para buruh meninggalkan lokasi pabrik.

"Banyak yang langsung pulang, sangat kecewa karena tidak mendapat tanggapan dari manajemen," ujar salah satu buruh berinisial M.

Kata dia, sebetulnya perusahaan sudah memberikan THR, namun nominalnya hanya senilai Rp 100 ribu. Nilai itu bagi para buruh tidak seimbang dengan jam kerja yang pulangnya hingga malam hari.

BACA JUGA : 

Temui Pendemo Buruh PT New Era, Bupati Gus Yani Beri Waktu Seminggu Perusahaan Penuhi Tuntutan

Hore! Akhirnya Gaji Ribuan Buruh Pabrik Sepatu di Bojonegoro Cair

Eks Bupati Bojonegoro Sebut Permasalahan Buruh dengan PT. Shou Fong Akibat Pandemi

Disnakertrans Jatim Ikut Turun Tangan Bantu Kasus Buruh Sepatu dengan PT Shou Fong

"Kemudian, gaji kita juga belum dibayar-bayar. Diundur terus. Kita buruh sudah bekerja sesuai jam, kita juga butuh makan, sebentar lagi juga mau lebaran," ujarnya dengan nada kesal.

PT. Shou Fong ini di Bojonegoro ada dua tempat. Yakni di Desa Bakung, Kecamatan Kanor, serta di Desa Prayungan, Kecamatan Sumberejo. Kedua pabrik ini satu atap dan satu manajemen. Gaji para buruh yakni senilai Rp.1.870.000 atau sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2019. Sesuai informasi, para buruh mendapatkan gajian selama dua kali dalam sebulan yakni awal dan akhir bulan.

Menanggapi aksi mogok kerja para buruh di Desa Bakung, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro Welly Fitrama mengatakan, saat ini timnya sedang melakukan verifikasi ke lapangan guna memperoleh fakta-fakta sebenarnya. 

"Jadi harus ada kepatuhan dari perusahaan dalam pemberian THR sesuai ketentuan yang berlaku termasuk apabila tidak mampu memberikan sesuai ketentuan. Untuk aduan secara resmi belum ada, tetapi kami langsung turunkan tim ke lokasi," ujar Welly menambahkan. (nur/ns)

Murah Meriah, Wisata Lembah Djati Tawarkan Kebun Bunga dan Spot Foto Instagramable
Rabu, 16 Juni 2021 22:55 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Bagi warga Nganjuk yang bingung memilih tempat wisata untuk refreshing di akhir pekan, bisa mencoba mengunjungi Wisata Lembah Djati. Wisata yang berlokasi di Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret ini, menawarkan keindahan kebu...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Rabu, 16 Juni 2021 08:42 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Laksamana Sukardi, mantan politikus PDIP, menulis buku. Baru terbit. Ia menceritakan perisitiwa pemecatan dirinya sebagai Menteri BUMN. Yang hanya menjabat 6 bulan. Ia dipecat Presiden Gus Dur. Karena ada lapora...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...