Minggu, 20 Juni 2021 19:12

Bejat, Guru Ngaji di Sidoarjo Sodomi Puluhan Santri

Jumat, 11 Juni 2021 15:45 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
Bejat, Guru Ngaji di Sidoarjo Sodomi Puluhan Santri
A (31), Warga Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo terpaksa berurusan dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo karena mencabuli puluhan anak. (foto: ist)

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - A (31), Warga Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo terpaksa berurusan dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo karena mencabuli puluhan anak.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji mengatakan, tindakan asusila yang dilakukan oleh seorang guru ngaji tersebut terbongkar setelah pihaknya mendapat informasi dari seorang donatur tempat tahfiz tersebut.

"Setelah mendapat laporan, langsung kami tindak lanjuti dan benar, ada fakta-fakta kalau pelaku menyodomi santri-santrinya yang berusia belasan tahun," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, Jumat (11/6/2021).

Sedikitnya ada 25 santri yang menjadi korban pencabulan/sodomi. Setiap korban disodomi oleh pelaku beberapa kali. Hasil visum, 10 dari 25 santri mengalami luka robek pada duburnya. "Ada yang 4 sampai 7 kali," terangnya.

BACA JUGA : 

Tiap Hari Minggu, Polresta Sidoarjo Rutin Lakukan Pengamanan Gereja

Jaga Silaturahim Antar Organisasi Kepemudaan, Kartar Sukodono Sparing dengan PAC Ansor

Gelar Baksos Penyemprotan Disinfektan, BHS Ajak Masyarakat Kembali Disiplin Prokes

Ditresnarkoba Polda Jatim Resmikan Kampung Tangguh Bersih Narkoba di Sidoarjo

Tindakan cabul itu, lanjut Sumardji, sudah dilakukan oleh pelaku sejak 2016 silam. Saat pelaku hendak melakukan cabul, pelaku mengancam korban terlebih dahulu, agar tidak memberitahukan tindakan cabulnya kepada siapa pun.

"Selain diancam, pelaku juga berbicara kepada korbannya, kalau usai disodomi, korban bakal bisa membahagiakan istrinya dan membuat kemaluannya menjadi besar," ucap Sumardji.

Akibat perbuatannya, pelaku yang merupakan bapak dua anak tersebut terancam Pasal 82 UU No. 32 Tahun 2014. "Ancaman penjara 15 tahun," pungkasnya. (cat/zar)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...