Kamis, 29 Juli 2021 06:56

Tiga Hari, Polres Blitar Amankan Puluhan Pelaku Pungli dan Premanisme

Senin, 14 Juni 2021 12:08 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
Tiga Hari, Polres Blitar Amankan Puluhan Pelaku Pungli dan Premanisme
Pelaku pungutan liar (pungli) dan premanisme di Kabupaten Blitar diburu dan dibawa ke Mapolres Blitar untuk dilakukan penyidikan. (foto: ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pelaku pungutan liar (pungli) dan premanisme di Kabupaten Blitar diburu Polres Blitar. Hasilnya, dalam tiga hari didapatkan 52 kasus pungli dan premanisme di wilayah hukum Polres Blitar. Dengan perincian, 30 pelaku kasus premanisme dan 22 kasus pungli.

"Dari 52 kasus itu yang diamankan sebanyak 42 orang. Mereka terdiri dari 30 pelaku premanisme dan 20 pelaku pungli," ujar Kapolres Blitar AKBP Leonard M. Sinambela, Senin (14/6/2021).

Dia mengatakan, pemberantasan aksi premanisme dan pungli ini berdasarkan instruksi Kapolri. Operasi mulai digelar sejak tanggal 10-13 Juni 2021. Ada 32 lokasi yang menjadi sasaran. Di antaranya tempat wisata, terminal bus, stasiun, pusat perbelanjaan, dan Bendungan Wlingi Raya.

Mereka kemudian dibawa ke Mapolres Blitar untuk dilakukan penyidikan dan selanjutnya diberi sanksi tindak pidana ringan (tipiring). "Untuk kasus premanisme semuanya diberi sanksi tipiring, sedangkan untuk pelaku pungli 9 orang disanksi tipiring, 16 sisanya diberi pembinaan," terang Leonard.

BACA JUGA : 

Manfaatkan Bus Sekolah, Pemkot Blitar Launching Vaksinasi Door to Door

Dua Kapolres di Surabaya Dimutasi Bersamaan

Kota Blitar Masuk PPKM Level 4, Santoso: Namun Ada Kelonggaran

84 Tahanan Polres Blitar Divaksin Covid-19

"Pemberantasan aksi pungli dan premanisme ini akan terus kami lakukan. Utamanya di wilayah tertentu yang selama ini sering kami terima informasi soal adanya pungli dan premanisme," tegasnya.

Lebih lanjut, Leonard menambahkan, pihaknya akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas keamanan jika menjadi korban premanisme atau pungli. "Sehingga bisa dilakukan penindakan secara cepat dan tegas," pungkasnya. (ina/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...