Kamis, 29 Juli 2021 05:30

Peristiwa Langka! Kakak-Adik Berebut Hak Asuh Ibu Hingga Pengadilan, Bukan Rebutan Warisan

Senin, 14 Juni 2021 22:01 WIB
Editor: MMA
Peristiwa Langka! Kakak-Adik Berebut Hak Asuh Ibu Hingga Pengadilan, Bukan Rebutan Warisan
foto: The Reporter

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini peristiwa langka! Umumnya kakak beradik berebut harta warisan orang tua. Tapi Hizan Al-Fuhaidi dan adiknya justru berebut hak untuk mengasuh ibunya agar bisa berbakti pada orang tua.

Seperti dilaporkan The Reporter, kakak beradik di Arab Saudi ini bertikai memperebutkan hak asuh ibu hingga ke pengadilan.

Ceritanya, dua kakak adik ini memiliki seorang ibu yang sudah tua renta. Si ibu selama ini tinggal di rumah Hizan Al-Fuhaidi, salah seorang anaknya. Hizan Al-Fuhaidi inilah yang selama ini merawat dan menjaga ibunya itu. Bahkan seumur hidup ibunya tinggal di rumah Hizan.

Namun ketika ibunya semakin tua, datang adiknya yang tinggal di kota lain. Ternyata kedatangan adiknya untuk membawa sang ibu agar tinggal bersamanya. Alasannya, kota tempat ia tinggal punya banyak fasilitas yang lebih memadai sehingga ibunya bisa hidup lebih nyaman.

BACA JUGA : 

Gelar Ngaji Tafsir Kontemporer, Masjid Nurul Fattah Surabaya Hadirkan K.H. Dr. Musta'in Syafi'i

Usia 52 Tahun Baru Masuk Islam, Ini Alasan Daniel! Sseettt... Bule AS juga Masuk Islam

Tentukan Waktu Shalat, Tim Gabungan Kemenag Jatim Observasi di Tuban

Bantah RI Tak Dapat Kuota Haji, Ini Surat Dubes Saudi pada Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR

Namun Hizan Al-Fuhaidi keberatan. Ia terang-terangan menolak keinginan sang adik. Alasannya, selama ini ia mampu menjaga ibunya. Bahkan ibunya tak pernah ada masalah selama tinggal bersama dirinya.

Namun sang adik bersikeras untuk membawa ibunya. Ia meyakinkan kakaknya bahwa ibunya akan lebih baik jika satu rumah dan dirawat oleh dirinya.

Karena dua bersaudara itu tak ada yang mau mengalah, maka mereka sepakat membawa persoalan itu ke pengadilan.

Sidang pun dimulai. Hakim minta agar sang ibu dihadirkan ke ruang sidang. Kakak beradik itu pun membopong ibunya yang sudah tua renta yang beratnya tidak sampai 40 kilogram.

Lalu hakim bertanya kepada sang ibu, siapa yang lebih berhak tinggal bersamanya. Ibu yang sudah sepuh memahami pertanyaan sang hakim. Maka sambil menunjuk ke Hizan Al-Fuhaidi ia menjawab, "Ini mata kananku". Ia kemudian menunjuk ke adik Hizan sambil berkata, "Ini mata kiriku."

Sang Hakim berpikir sejenak. Kemudian ia memutuskan bahwa hak asuh jatuh kepada adik Hizan. Pertimbangannya kemaslahatan bagi si ibu. 

Putusan ini membuat Hizan Al-Fuhaidi menangis. Dia kalah di pengadilan sehingga harus merelakan hak asuh ibunya jatuh pada sang adik.

Peristiwa ini banyak mendapat respons positif saat diunggah di media sosial. Para netizen mengapresiasi sifat luhur dan akhlak mulia kakak beradik itu dalam berbakti pada orang tua.

“Alangkah bahagia dan bangganya ibu memiliki anak-anak yang sangat berbakti dan mencintainya,” tulis @natalinaprimawati di instagram.

“Berebut surga ya Allah,” tulis @adian_stuty di instagram.

“Ibu ladang pahala, don’t waste your chance,” tulis @bagasadiwijayanto. (tim)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...