Kamis, 29 Juli 2021 12:27

Sasar Pedagang dan Pengunjung PGS, Swab Massal Pemkot Surabaya Diikuti 448 Orang

Rabu, 16 Juni 2021 18:05 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Indrayadi
Sasar Pedagang dan Pengunjung PGS, Swab Massal Pemkot Surabaya Diikuti 448 Orang
Swab massal di Pusat Grosir Surabaya (PGS). (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Jika sebelumnya Satgas Covid-19 Surabaya menggelar swab dadakan di Pasar Atom, kali ini swab massal dilakukan di Pusat Grosir Surabaya (PGS). Satgas gabungan yang terdiri dari Polri, BPB Linmas, Satpol PP, serta tenaga kesehatan (nakes) Dinkes Kota Surabaya langsung mengajak para pedagang dan pengunjung untuk ikut tes swab massal.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, swab hunter ini akan terus dilakukan dengan menyasar lokasi yang menjadi titik kumpul masyarakat. Supaya pelaksanaannya semakin masif, swab dadakan dilaksanakan sekaligus di dua titik lokasi. Pertama di depan pintu masuk PGS yang digunakan untuk melayani para pedagang.

“Lalu yang kedua di lantai 5, kami khususkan untuk pengunjung karena aksesnya sangat strategis. Pengunjung keluar masuk dari satu pintu,” kata Febria, Rabu (16/6/2021).

Dia menerangkan, dalam swab massal tersebut total ada 448 orang. Dari angka itu, sebagian besar diperoleh dari para pedagang. Pihaknya berterima kasih kepada seluruh pedagang yang telah mendukung pemerintah melakukan swab massal.

BACA JUGA : 

Mulai Hari Ini, Rumah Sehat Surabaya untuk Warga Isoman Resmi Beroperasi

Ikhtiar Tangani Covid-19, Berbagai Perusahaan Kumpulkan Bantuan di Balai Kota Surabaya

Gotong Royong Lindungi Warga, Sejumlah RW di Surabaya Siapkan Ruang Isoman

Efek Tambah RS Baru, BOR Rumah Sakit di Kota Surabaya Turun 7 Persen

“Mereka satu toko swab-nya bergantian, satunya menjaga toko satunya lagi swab. Untuk hasilnya, 2-3 hari mendatang hasil akan keluar,” tambahnya.

Dia menjelaskan, upaya swab hunter kembali dilakukan karena di Surabaya angka positivity rate Covid-19 naik menjadi 9 persen di tingkatan kota. Pihak Pemkot Surabaya bergerak cepat untuk terus mengantisipasinya. Salah satunya dengan memasifkan kembali tes swab massal tersebut.

"Tempat-tempat yang ada kerumunan, kita akan lakukan tes termasuk di warung-warung. Harapan kami warga bisa semakin taat prokes, sehingga Covid-19 di Surabaya bisa ditekan,” tutupnya. (dra/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...