Petugas Bulog saat cek kualitas Beras.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Kementerian Sosial bersama Bulog, tengah mempersiapkan bantuan sembako yang dikhususkan untuk penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Dirut Bulog, Budi Waseso mengatakan, bansos sembako ini dicairkan sesuai dengan Instruksi Presiden pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Disambut Wali Kota Pasuruan, Gus Ipul Salurkan 1.500 Paket Sembako dan Resmikan Masjid KHAS
- Mensos Dorong 5 Juta Penerima PKH di Jatim Jadi Anggota Koperasi Desa Merah Putih
- Di Sidoarjo, Mensos Gus Ipul Ajak Jajaran di Sidoarjo Jihad Pemutakhiran DTSEN
"Bulog siap melaksanakan penugasan menyalurkan tambahan beras untuk bantuan sosial kepada 10 juta penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan 10 juta Program Keluarga Harapan (PKH). Masing-masing nanti akan mendapat tambahan bantuan beras sebanyak 10 kilogram," kata Budi Waseso, Kamis (8/7/2021).
Presiden sebelumnya sudah menggelar rapat internal bersama beberapa Menteri dan Dirut Perum Bulog membahas mekanisme pengaturan cadangan beras pemerintah.
"Jajaran bulog memastikan kualitas dan kuantitas beras yang akan disalurkan kepada penerima bansos memiliki kualitas yang terbaik," ujar Budi.
"Dengan adanya tambahan beras bansos ini, maka tidak hanya masyarakat penerima bansos yang dapat merasakan manfaatnya, namun juga petani beras yang merupakan kelompok masyarakat terdampak Pandemi Covid-19, karena beras Bulog berasal dari petani saat panen raya," tegasnya.
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan pihaknya segera mengirimkan data penerima BST dan PKH kepada Bulog, agar Bulog bisa segera menyalurkan bansos sembako di seluruh Indonesia. "Penerima BST dan PKH akan mendapatkan beras sebanyak 10 kg yang akan disalurkan oleh pihak Bulognya." kata Risma.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




