Senin, 02 Agustus 2021 23:53

Bukan Covid-19, Tahun 1918 Indonesia Juga Pernah Dilanda Pandemi Virus yang Sangat Mematikan

Jumat, 16 Juli 2021 21:12 WIB
Editor: Arief Rahardjo
Bukan Covid-19, Tahun 1918 Indonesia Juga Pernah Dilanda Pandemi Virus yang Sangat Mematikan
Pandemi ini terjadi pada tahun 1918.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sejak terdeteksi pertama kali pada 2 Maret 2020, sudah jutaan warga Indonesia yang terinfeksi Covid-19 hingga akhirnya ditetapkan sebagai pandemi. Namun, ternyata ini bukan kali pertama Indonesia dilanda pandemi virus.

Indonesia juga pernah mengalami pandemi virus yang sangat mematikan pada tahun 1918. Yakni pandemi Virus Influenza atau lebih dikenal Flu Spanyol.

Kasus Flu Spanyol di Indonesia telah diteliti oleh Colin Brown pada tahun 1987. Colin memperkirakan korban jiwa akibat virus ini mencapai 1,5 juta jiwa. Perkiraan jumlah kematian ini didapat dari perhitungan selama tahun 1918 dan 1919.

BACA JUGA : 

Jangan Takut Tapi Jangan Sombong, Dalam Sejarah Islam Pernah Terjadi Wabah Tha’un

Bentuk Tim Tracer, Kapolresta Banyuwangi: Ini Tugas Tak Ringan yang Harus Dijalankan

Doakan Para Pemimpin Bisa Atasi Covid-19, Kiai Asep Minta Jangan Mengail di Air Keruh

Di Tengah Kesulitan (Pandemi) Selalu Ada Malaikat, Meski Ada yang Tega Jadi Setan

Namun, Siddharth Chandra, Direktur Asian Studies dari University of Michigan pada tahun 2013 memperkirakan angka kematian akibat wabah Flu Spanyol lebih dari itu. Yakni antara 4,26 juta hingga 4,37 juta jiwa.

Virus Flu Spanyol masuk ke Indonesia (Hindia Belanda pada masa itu) pada bulan Juni 1918 melalui jalur Sumatra melalui jalur semenanjung Malaya. Sedangkan masuk ke Jawa melalui Singapura. Selain di Jawa, Virus Influenza juga masuk di Kalimantan Barat melalui Jalur Singapura pada pertengahan Juli 1918.

Penyebaran Virus Influenza ini terjadi dua gelombang, di mana gelombang pertama terjadi pada Indonesia bagian barat dan gelombang kedua terjadi pada bulan Oktober hingga Desember 1918 untuk Indonesia bagian timur. Penyebarannya terus meluas dan parah hingga menimbulkan banyak kematian.

Untuk di wilayah timur, Virus Flu Spanyol terdeteksi setelah ada telegram dari Banjarmasin pada bulan November Tahun 1918, yang menerangkan bahwa daerah mereka tengah mengalami pandemi Influenza.

Kemudian disusul oleh 2 daerah lainnya yaitu Buleleng dan Banyuwangi. Selanjutnya Virus Influenza menyebar sangat cepat di Jawa Timur, khususnya di Surabaya yang pada saat itu pelabuhan sedang ramai-ramainya.

Akhir November 1918, Pemerintah Hinda Belanda menerima informasi Virus Influenza ini sudah memasuki Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Riset pun dilakukan oleh pemerintah untuk menganggulangi Pandemi Influenza dengan berbagai macam cara, salah satunya dengan menggunakan Pil Kena yang cocok untuk obat Malaria, hingga pemerintah Hindia Belanda memproduksi Obat Influenza. (arp)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...