Pengurus Harimau Majapahit saat memberikan konferensi pers di Pacet, Mojokerto.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Sekjen Harimau Majapahit, Rudi Wahyu, meminta Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto bekerja secara profesional.
Rudi meminta pansel mempelajari track record masing-masing calon sekda. Hal ini sangat penting demi melahirkan sekda yang berkualitas dan tidak pernah terlibat berbagai bentuk kasus korupsi.
BACA JUGA:
- Hari Lingkungan Hidup dan HPSN 2026, Pemkab Mojokerto Perkuat Aksi Kolektif Hadapi Krisis Iklim
- DPRD Kabupaten Mojokerto Gelar Paripurna Hari Jadi ke-733
- HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto, Gus Barra Paparkan Beragam Prestasi dan 9 Program Strategis 2026
- Investasi di Kabupaten Mojokerto pada 2025 Capai Rp4,45 Triliun, Gus Barra Apresiasi Sektor Industri
"Permintaan ini agar Seleksi Sekda Kabupaten Mojokerto benar-benar melahirkan calon sekda yang mampu bekerja dalam mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang maju, adil, dan makmur," ujarnya saat ditemui di Warung Sambel Ijo, Pacet, Mojokerto.
Ia berharap, melalui seleksi terbuka ini muncul sosok sekda terpilih yang andal dari segi disiplin ASN, sehingga mampu menjalankan roda pemerintahan dengan baik.
Rudi menegaskan akan memantau Seleksi JPT Pratama Sekda Kabupaten Mojokerto tahap demi tahap demi terwujudnya transparansi.
"Kami terus mengingatkan kepada pemda agar selalu bekerja sesuai harapan masyarakat. Mudah-mudahan pansel mampu bekerja secara profesional sesuai amanah dan aturan yang berlaku," pungkasnya. (ris/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




