Pengurus Harimau Majapahit saat memberikan konferensi pers di Pacet, Mojokerto.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Sekjen Harimau Majapahit, Rudi Wahyu, meminta Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto bekerja secara profesional.
Rudi meminta pansel mempelajari track record masing-masing calon sekda. Hal ini sangat penting demi melahirkan sekda yang berkualitas dan tidak pernah terlibat berbagai bentuk kasus korupsi.
BACA JUGA:
- Investasi di Kabupaten Mojokerto pada 2025 Capai Rp4,45 Triliun, Gus Barra Apresiasi Sektor Industri
- Sekda Mojokerto: Bukan Dipanggil, Justru Kami Sengaja Datang ke KPK untuk Konsultasi
- Khofifah Resmikan IPA SPAM Mojolagres dan Beri Bantuan 400 Drum Aspal ke Pemkab Mojokerto
- Pemkab Mojokerto Salurkan Hibah Rp100 Juta ke Masjid Nurul Hidayah
"Permintaan ini agar Seleksi Sekda Kabupaten Mojokerto benar-benar melahirkan calon sekda yang mampu bekerja dalam mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang maju, adil, dan makmur," ujarnya saat ditemui di Warung Sambel Ijo, Pacet, Mojokerto.
Ia berharap, melalui seleksi terbuka ini muncul sosok sekda terpilih yang andal dari segi disiplin ASN, sehingga mampu menjalankan roda pemerintahan dengan baik.
Rudi menegaskan akan memantau Seleksi JPT Pratama Sekda Kabupaten Mojokerto tahap demi tahap demi terwujudnya transparansi.
"Kami terus mengingatkan kepada pemda agar selalu bekerja sesuai harapan masyarakat. Mudah-mudahan pansel mampu bekerja secara profesional sesuai amanah dan aturan yang berlaku," pungkasnya. (ris/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






