Peringati HSN 2021, AHY dan Emil Dardak Sapa Kiai dan Santri di Banyuwangi

Peringati HSN 2021, AHY dan Emil Dardak Sapa Kiai dan Santri di Banyuwangi Plt Ketua DPD Demokrat Jatim, Emil Dardak, saat merayakan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 bersama Forum Komunikasi Kyai Langgar (Fokkal) Banyuwangi. Foto: Ist

"Mari kita meneledani sikap Rasullullah, dan kegigihan kiai serta santri dalam memperjuangkan NKRI harus dijadikan semangat kita," ucap AHY.

Pengasuh Pondok Pesantren Ibnu Sina Banyuwangi, KH Masykur Ali, selaku Ketua Dewan Pertimbangan menyampaikan dukungan serta apresiasi kepada Partai Demokrat yang telah konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat. Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua PCNU Banyuwangi selama tiga periode itu menyatakan bahwa ratusan kiai berlabuh ke Demokrat karena keteguhan posisinya berkoalisi dengan rakyat tanpa tergiur kekuasaan.

"Alhamdulillah, kurang lebih 160 kiai pengasuh pondok pesantren dan kiai langgar di Banyuwangi bergabung di Partai Demokrat Kabupaten Banyuwangi. Para kiai punya alasan bahwa tadi sempat disampaikan oleh Mas Ketum, yang namanya Partai Demokrat keberpihakannya kepada rakyat, dibuktikan berkoalisi dengan rakyat," kata Masykur.

Ia menuturkan, para kiai selalu mendoakan AHY dan Bapak SBY agar selalu diberikan kesehatan dan umur panjang. Masykur berharap, pada Pemilu 2024 mendatang, AHY dapat menjadi Presiden Republik Indonesia.

Harapan serupa juga diutarakan santri bernama Aditya Putra, ia ingin AHY menjadi pemimpin bangsa dan Demokrat bisa menyalip partai-partai lain. Bahkan, Adit menyarankan AHY agar bisa mengikuti jejak langkah Gus Dur yang menjadi pemimpin melalui strategi koalisi yang tepat, meski saat itu PKB bukan peraih suara terbanyak di Pemilu 1999.

Giat yang digelar sejak tiga hari sebelumnya itu juga dimaksudkan untuk mendorong aktualisasi bakat santri lewat berbagai lomba. Selain Emil, acara tersebut juga dihadiri oleh kader Demokrat Banyuwangi, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim, Reno Zulkarnaen, dan anggota DPRD Jatim dari Dapil Banyuwangi, Agung Mulyono. (mdr/mar)