Oktober 2021, Penumpang Kereta Api di Stasiun Blitar Naik Dua Kali Lipat

Oktober 2021, Penumpang Kereta Api di Stasiun Blitar Naik Dua Kali Lipat Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, saat memberi keterangan kepada awak media.

Menurut Ixfan, naiknya jumlah penumpang ini karena mulai aktifnya kembali sejumlah perjalanan kereta api, seperti kereta api lokal KA Penataran dan KA Dhoho tujuan Blitar-Surabaya lewat Malang dan lewat Kertosono, dan kereta api jarak jauh seperti KA Brantas, KA Kahuripan, dan KA Gajayana juga sudah melakukan perjalanan setiap hari.

PT KAI, lanjut Ixfan, tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat sesuai SE Kemenhub 69/2021. Di antaranya, penumpang KA lokal wajib sudah vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama.

Sementara itu, untuk KA Jarak jauh selain harus sudah vaksin juga harus menyertakan surat keterangan hasil negatif tes swab PCR maksimal 2x24 jam atau rapid antigen maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

“PT KAI juga menyediakan rapid test antigen di stasiun. Tarifnya juga telah diturunkan menjadi Rp45 ribu yang semula Rp85 ribu,” paparnya. (ina/mar)