Baliho bergambar Ridwan Kamil dan Khofifah yang terpasang di kawasan Sidoarjo. foto: istimewa
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Munculnya beberapa gambar pasangan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Kang Emil) di sejumlah titik di Jatim, dinilai merupakan bagian agenda politik dalam persiapan Pilpres 2024 mendatang.
Pernyataan itu disampaikan pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdus Salam.
BACA JUGA:
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
“Banyak kepala daerah di Pulau Jawa punya potensi dan modal untuk ikut kontes di tingkat nasional,” ungkap Surokim saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (18/11/2021).
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) UTM itu mengatakan, saat ini merupakan era tak perlu malu-malu menampilkan diri untuk maju dalam kontestasi politik.
”Muncul saat ini bagaimana respons publik terhadap majunya tokoh tersebut,” ujar Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif Jatim 2021 versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini.
Diungkapkan Surokim, kepala daerah di Jawa memiliki potensi strategis untuk Pilpres 2024. Mengingat tingginya jumlah pemilih di Pulau Jawa.
"Apalagi pemilih di Jatim mencapai 32 juta dan Jabar 38 juta. Posisi tersebut sangat strategis untuk pemilih nasional,” jelasnya.
Surokim mengatakan, munculnya gambar Ridwan Kamil dan Khofifah merupakan bagian untuk memancing respons publik dalam Pilpres 2024.
"Respons publik bagaimana dan sejauh mana positif atau tidak. Layak apa tidak muncul di politik nasional. Nantinya bisa diukur," pungkas peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) ini. (mdr/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




