Salah satu pengunjung swalayan saat menjalani rapid test antigen. Foto: Ist.
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Kediri terus berusaha melakukan berbagai upaya pencegahan lonjakan kasus Covid-19 dalam menghadapi Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Salah satunya dengan melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan di swalayan.
Sebanyak 5 swalayan di antaranya Kediri Town Square, Kediri Mall, Golden Swalayan, Ramayana, dan Dhoho Plaza dilakukan pengecekan penerapan prokes di masing-masing tempat.
BACA JUGA:
- Pemkot Kediri Jangkau Calon Siswa Sekolah Rakyat 2026/2027
- Perbarui DTSEN, Pemkot Kediri Pastikan Distribusi Bansos Lebih Tepat Sasaran
- Sambut Studi Tiru dari NTT, Wali Kota Kediri Perkenalkan Pengembangan Tenun Ikat Bandar Kidul
- Peringati Harkitnas ke-118, Wali Kota Kediri Tekankan Literasi Digital Generasi Muda
Selain melakukan pengecekan, tim gabungan yang terdiri dari dinas kesehatan, TNI, Polri, dan BPBD juga melakukan rapid test antigen secara acak kepada para pengunjung dan karyawan yang bekerja di swalayan tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr. Fauzan Adima menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu langkah yang diambil pemerintah untuk menghadapi libur nataru. Hal tersebut untuk mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19 dan juga upaya mencegah varian baru Virus Corona masuk ke wilayah Kota Kediri.
"Rencananya kegiatan ini akan dilakukan secara berkala hingga H-7. Kita juga fokuskan pengecekan di titik-titik check point atau pintu masuk menuju Kota Kediri. Nanti di titik tersebut akan dilakukan swab test dan pengecekan kepada pelaku perjalanan yang belum melakukan vaksin," ujarnya, Sabtu, (11/12).
Rapid test antigen dilakukan dengan mengambil 50 sampel di setiap tempat. Jika nantinya terdapat sampel yang terindikasi positif Covid-19, dinas kesehatan akan langsung menghubungi kepada pihak yang terindikasi positif agar segera bisa ditangani lebih lanjut.
"Jadi nantinya jika kita mendapati sampel yang menunjukkan hasil positif Covid-19, kita langsung menghubungi pihak yang terindikasi positif agar dilakukan penanganan lebih lanjut. Kita ingin mengupayakan kegiatan ini bisa efektif untuk menekan lonjakan kasus gelombang ketiga Covid-19," ucap Fauzan Adima.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




