Maling Kambuhan, Ditangkap Lagi Berkat Rekaman CCTV

Maling Kambuhan, Ditangkap Lagi Berkat Rekaman CCTV Kapolsek Ngadiluwih AKP Iwan Setyo Budi (kanan) saat menunjukkan barang bukti dan tersangka Zubaidi di Mapolsek Ngadiluwih, Jumat (7/1). Foto: Muji Harjita/ BANGSAONLINE.com

KEDIR, BANGSAONLINE.com - Pernah dipenjara karena terbukti mencuri, ternyata tidak membuat Zubaidi Alias Obet (50) warga Desa Mondo Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, kapok. Residivis yang pernah menjalani hukuman di Lapas Tulungagung dengan vonis 1 tahun 3 bulan itu, kembali ditangkap Polsek Ngadiluwih, juga karena kasus pencurian.

Kapolsek Ngadiluwih AKP Iwan Setyo Budi, menjelaskan aksi pencurian yang dilakukan tersangka Zubaidi terjadi pada hari Rabu (29/12) lalu, sekira pukul 23.00 WIB. Tersangka masuk ke dalam toko sembako milik Siti Halimah (54), warga Desa Ngadiluwih Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, selanjutnya mengambil uang tunai di dalam dompet, saat korban tertidur.

Korban baru tahu uangnya hilang, saat terbangun karena ada pembeli. "Saat itu korban membuka tas untuk memberikan uang kembalian kepada pembeli. Tetapi saat tas tersebut dibuka, uang yang ada di dalam tas warna hitam berisi pecahan Rp50.000 sebanyak 3 lembar, dan uang pecahan Rp2.000, Rp 5.000, dan Rp 10.000, sudah tidak ada," ujar Iwan, Jumat (7/1).

"Selanjutnya korban memberitahu anaknya (Muhammad Ilyas). Setelah itu, korban mengecek dengan melihat rekaman CCTV, yang ternyata ada orang yang masuk ke dalam toko sebelum pembeli tersebut datang," terang Iwan.

Ciri-ciri pelaku adalah laki-laki usia 40 - 50 tahun, memakai baju motif warna coklat, celana panjang warna hitam, memakai helm. Pelaku terekam berjalan ke arah etalase,  kemudian mendekati korban yang sedang tertidur di lantai.

Simak berita selengkapnya ...