Oleh sebab itu, pihaknya berharap agar kekosongan itu segera diisi. "Jika tidak akan disegerakan untuk diisi, maka pelayanan masyarakat dibidang perizinan akan terus terbengkalai," harapnya.
Kepala Badan Kepegaiawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sumenep Titik Suryati mengatakan, saat ini pemerintah daerah telah mengangkat panitia seleksi (Pansel). Pansel tersebut nantinya akan bertugas menyeleksi calon pejabat yang akan mengisi kekosongan di berbagai SKPD, termasuk BPPT.
Dikatakan, pansel yamg telah dibentuk oleh pemda itu beranggotakan sebanyak Lima orang, yakni dua pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab dan 3 orang dari tokoh masyarakat dan profesional.
"Nah, kelima orang itu sudah resmi diangkat menjadi pansel, dan nama-nama itu sudah diajukan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) provinsi jawa timur. Kalau sudah disetujui dan sudah keluar surat rekomendasi, baru bisa dilakukan rekrutmen untuk mengisi kekosongan itu," terangnya.
Untuk diketahui, dua pekan lalu, Bupati Sumenep A. Busyro Karim telah melakukan rotasu jabatan terhadap 176 abdi negara yang tetsebar diberbagai SKPD dan kantor Pemda Sumenep. Menariknya, akibat rotasi tersebut pucuk pimpinan di tiga SKPD menjadi kosong, yakni BPPT, Disbudparpora, dan Dinsos. Kepala BPPT Herman Poernomo saat ini diberi tugas untuk menjalankan roda keperintahan di Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Sumenep.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




