Kepala BNPB, Letjen TNI Suhariyanto menyerahkan penghargaan kepada Kalaksa BPBD Jatim, Drs Budi Santosa. foto: istimewa
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gerak cepat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim dalam menanggulangi bencana di Jatim, berbuah penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dalam momentum penutupan Rakornas Penanggulangan Bencana (PB) yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Kamis (24/2/2022), Pemprov Jatim meraih penghargaan dengan kategori Pemerintah Daerah yang Berpartisipasi Aktif dalam Mewujudkan Ketangguhan Bangsa dalam Menghadapi Bencana.
BACA JUGA:
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
- Salurkan Rp1,8 Miliar, Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih Pilar Sosial di Kota Kediri
Penghargaan yang diserahkan Kepala BNPB, Letjen TNI Suhariyanto itu diterima Kalaksa BPBD Jatim, Drs Budi Santosa.
Usai menerima penghargaan, Kalaksa Budi Santosa mengungkapkan, apa yang diraih Jatim kali ini merupakan buah dari komitmen Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa selama ini dalam mereaksi cepat setiap kejadian bencana yang terjadi.
Ia lalu mencontohkan gerak cepat Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam menangani bencana banjir bandang di Kota Batu, gempa dan banjir di Jember, angin kencang di Madiun, erupsi Gunung Semeru di Lumajang, dan beberapa bencana di tempat lain.
Termasuk, kebijakan gubernur memasukkan indeks pengurangan risiko bencana ke dalam RPJMD Jatim 2019 - 2024 dan menjadikannya sebagai Indeks Kinerja Utama (IKU) Gubernur Jatim.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




