Hadirkan Saksi Ahli di PN Surabaya, Mantan PPATK Sebut Kasus Investasi MTN Perkara Perdata

Hadirkan Saksi Ahli di PN Surabaya, Mantan PPATK Sebut Kasus Investasi MTN Perkara Perdata Proses persidangan kasus MTN di PN Surabaya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sidang kasus penipuan berkedok investasi medium term notes (MTN) yang menjerat Annie Halim dan Liem Victory Halim kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (28/4/2022). Agenda sidang kali ini adalah menghadirkan para saksi ahli.

Salah satu ahli yang dihadirkan terdakwa Lim Victory Halim dan Annie Halim dalam kasus gagal bayar MTN Milenium sebesar Rp13,2 miliar, yakni mantan Kepala PPATK Yunus Husein, sekaligus ahli perbankan.

Dalam sidang, Yunus Husein memastikan bahwa bahwa MTN adalah surat sanggup yang penerbitannya diatur dalam Pasal 174-177 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD). Sebagai surat sanggup, MTN penerbitannya tanpa harus ada izin atau persetujuan dari OJK.

Simak berita selengkapnya ...

Lihat juga video 'Mobil Angkot Terbakar di Jalan Panjang Jiwo, Sopir Luka Ringan':