Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat foto bersama dengan seluruh kepala desa di wilayahnya.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Pemkab Pamekasan bakal memberi penghargaan untuk desa mandiri di wilayahnya. Hal tesebut dilakukan untuk mendorong sejumlah desa di Kabupaten Pamekasan agar maju dan mandiri.
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, memastikan hal itu dan mengatakan bahwa desa mandiri di wilayahnya kini ada 5, sementara desa maju sebanyak 40, dan desa berkembang berjumlah 133. Dari jumlah ini, tidak ada yang masuk kategori sebagai desa tertinggal di 13 kecamatan seluruh Kabupaten Pamekasan.
BACA JUGA:
- Pamekasan Economic Fest 2026 Dongkrak UMKM, Bupati Kholilurrahman Tegaskan Kolaborasi Lintas Sektor
- Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Pamekasan dan Medco Energi Tanam 370 Pohon di SGRP
- Pemkab Pamekasan Kembali Raih WTP, Jadi Capaian yang ke-12
- Bupati Pamekasan Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital saat Peringati Harkitnas 2026
"Tugas kita (kepala desa) sekarang kalau desanya masuk yang berkembang, jangan berhenti di situ. Terus kembangkan agar bisa menjadi desa yang maju dan mandiri," ungkapnya, Kamis (16/6/2022).
Tamam berharap, pemerintah desa harus mengubah pola pikir lama yang orientasinya hanya untuk mendapat bantuan pemerintah, sehingga rela memasukkan desanya sebagai desa tertinggal dengan tanpa melakukan inovasi, dan kreasi untuk kemajuan desanya.
Pihaknya akan memberikan reward bagi desa yang masuk kategori maju dan mandiri untuk mendorong mengubah pola pikir lama yang tidak produktif tersebut. Ini sudah dilakukan sejak tahun 2021 dengan reward hingga Rp500 juta untuk satu desa.
"Sekarang kita dorong reward Rp250 juta dan Rp500 juta untuk diberikan kepada desa yang maju. Desa Panempan tahun kemarin mendapat Rp500 juta, maksud saya, belajar ke Panempan bagaimana bisa dapat Rp500 juta," kata bupati.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




