Penyerahan cenderamata usai kegiatan webinar bersama ahli geothermal.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - PT Pembangkitan Jawa-Bali (PT PJB) melalui salah satu unit bisnisnya, unit maintenance repair & overhaul (UMRO) menghadirkan layanan baru. Yaitu berupa maintenance strategy guna mendukung pengembangan Pembangkit Listrik Tenga Panas Bumi (PLTP) di Indonesia.
Layanan ini disosialisasikan PT PJB melalui webinar yang diikuti 20 perusahaan dari dalam dan luar negeri kalangan ahli geothermal. Gelaran ini menjadi bukti kesiapan PT PJB dalam mengelola maintenance PLTP di Indonesia.
BACA JUGA:
- Semangat Kemerdekaan, PLN Ajak Stakeholder Komitmen Wujudkan Madura Lebih Terang dan Sejahtera
- Gandeng Milion Limbah Indonesia, Rekosistem Resmikan Reko Hub Driyorejo Seluas 16.000 Meter Persegi
- Komitmen Dukung Net Zero Emision 2060, Jatim Pecahkan Rekor MURI Konvoi 1.300 Kendaraan Listrik
- PLTU Suge Belitung Sukses Pasok Listrik DWG Sambut G20
Webinar ini adalah wadah sharing pengalaman pengelolaan pemeliharaan pembangkit sekaligus ajang silaturahmi dengan stakeholder dari kalangan geothermal.
Lebih dari 400 peserta terpantau mengikuti gelaran webinar yang menghadirkan narasumber Ir. Remi Harimanda, MBAT (Technical Director – ORMAT Indonesia); Ir. Dodi Herman, M.M. (Geothermal and Power Generation Expert); dan Dr. Ir. Henry Pariaman, S.T., M.T., I.P.M. (PJB UMRO).
PLTP di Indonesia punya potensi yang sangat besar untuk mendukung capaian target bauran EBT Pemerintah sebesar 23 persen pada 2025, serta net zero emission (NZE) di tahun 2060. Dalam RUPTL 2021-2030 ditunjukkan bahwa salah satu rencana pengembangan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) terbesar adalah melalui PLTP dengan total target 3.355 MW (kumulatif) pada tahun 2030.
Direktur Pengembangan dan Niaga PT PJB, Iwan Purwana, menyatakan kesiapan PJB untuk mengolaborasikan kompetensinya di bidang maintenance strategy dalam mendukung pengembangan PLTP di Indonesia.






