Konferensi pers terkait kasus pengeroyokan di Mapolres Blitar.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Peristiwa pengeroyokan yang melibatkan 6 anak di bawah umur dan 3 orang dewasa terjadi di Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, pada Senin (4/8/2025) sekira pukul 00.30 WIB. Insiden ini dipicu oleh hal sepele, yakni jaket bergambar logo perguruan silat.
Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Momon Suwito Pratomo, menjelaskan bahwa korban berinisial RIP (15), warga Kecamatan Gandusari, awalnya hanya meminjam jaket jenis hoodie dari temannya berinisial O karena merasa kedinginan usai jalan-jalan. Jaket tersebut memiliki logo salah satu perguruan silat yang cukup dikenal.
"Korban sempat direkam saat mengenakan jaket itu, dan video tersebut kemudian tersebar di media sosial hingga dilihat oleh anggota perguruan yang mengenali jaket itu," ujarnya saat konferensi pers, Kamis (7/8/2025).
Merasa jaket itu disalahgunakan, 9 orang yang diduga bagian dari kelompok perguruan silat menjemput RIP dan menginterogasinya, lalu penjelasan korban tidak diterima. Ia justru dibawa ke area sawah di wilayah Sukosewu dan dikeroyok secara bergantian menggunakan tangan kosong.
Tak berhenti di situ, korban kembali mengalami kekerasan saat dibawa ke rumah salah satu pelaku. Bahkan ketika hendak pulang sekitar pukul 01.00 WIB, RIP sekali lagi dipukul di depan rumahnya sendiri.
Akibat insiden ini, korban mengalami luka memar di bagian dada serta mengeluhkan sakit di wajah dan tubuh. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit pada siang harinya, lalu melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




