Denda Sambungan Listrik Ilegal di Mega Proyek JLS Sampang Dibayar

Denda Sambungan Listrik Ilegal di Mega Proyek JLS Sampang Dibayar Humas PT Asri Karya Lestari saat menunjukkan pembayaran denda sambungan listrik ke Komisi III DPRD Sampang. foto: MUTAMMIM/BANGSAONLINE

SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Temuan sambungan listrik ilegal di (JLS) oleh (Persero) ULP selama satu setengah bulan berjumlah 7500 kWh. Hal ini diungkapkan oleh Manager Abdul Ghofur, Jumat (29/7/2022).

"Dari hasil temuan P2TL di dan hasil hitungan aplikasi sambungan listrik itu selama satu bulan setengah jumlahnya 7.500 kWh," ucapnya.

Ia menjelaskan, pencurian sambungan listrik di oleh PLN dimasukkan ke perdata. Sebab, pihak kontraktor koperatif atas pembayaran denda yang dikeluarkan oleh PLN.

"Berdasarkan Perdirjen 088Z. Bila pelanggaran itu segera diselesaikan dengan pembayaran denda dan administrasi lainnya maka hal itu tidak berhubungan dengan aturan yang lain," katanya.

Disinggung terkait sambungan listrik itu Abdul Ghofur menjelaskan hasil temuan di lapangan penyambungan kabel listrik tersebut hanya digunakan untuk keperluan penerangan lampu dan charger handphone oleh petugas keamanan setempat.

Simak berita selengkapnya ...