Suasana pelantikan dan pengesahan Pengurus Cabang Hatami Kota Surabaya di Ruang Sawunggaling, Gedung Pemkot Surabaya. Foto: YUDI ARIANTO/BANGSAONLINE
Tak lupa, Kholil juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Pemkot Surabaya yang telah memfasilitasi tempat di Ruang Sawunggaling untuk penyelenggaraan kegiatan pelantikan pengurus Hatami Kota Surabaya tersebut. Ke depan, akan menggunakan tempat yang sama untuk melantik para pengurus Hatami tingkat kecamatan.
Drs H Imam Syafi'i, MM selaku Dewan Pembina Hatami Bagian Keorganisasian menambahkan bahwa selain berorientasi kepada dakwah, nantinya bisa berorientasi kepada kesejahteraan pengurus Hatami semuanya, yakni para takmir itu sendiri.
Ketua Panitia Pelantikan dan Pengesahan Pengurus Hatami Kota Surabaya, Moh Siri, menuturkan bahwa pihaknya dalam 100 hari ke depan berencana menyelenggarakan pelantikan pengurus takmir musala tingkat kecamatan sebanyak 31 itu di tempat yang sama saat pelantikan pengurus Hatami Surabaya saat ini.
Staf Ahli Pemkot Surabaya Ir Hidayat Syah dalam sambutannya menyampaikan pesan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang berhalangan hadir, supaya Hatami bisa bersinergi dengan Pemkot Surabaya. Saat ini, kata Hidayat, lurah dan camat sekarang sudahmenjadi ujung tobak Pemkot Surabaya dalam melayani masyarakat.
"Data dari Kemenag Kota Surabaya menyebutkan ada sekitar 1.900-an musholla yang terdaftar. Nanti kalau Hatami sudah melakukan pendataan, bisa sampai 10 ribuan musholla," ujarnya disambut riuh tepuk tangan para takmir musala yang hadir.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Kepala Kemenag Kota Surabaya Dr H Pardi MPdI yang diwakilkan Kasi Penma H Fathul Mubin SPd MPd dan Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Pacet-Mojokerto Prof Dr KH Asep Saifudin Chalim yang diwakilkan oleh putranya, H Muhammad Ilyas, Lc MA yang juga didaulat memberikan tausiyah. Juga hadir Rais Syuriah PCNU Kota Surabaya KH mas Sulaiman Nur yang juga didaulat menutup acara pelantikan dengan doa. (ari/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




