Kris Adji saat mengajari batik Icel kepada siswa-siswi MTs Nurul Islam, Manyar, Gresik. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
Sementara itu, Kepala Sekolah MTs Nurul Islam, Ahmad Nasrullah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan agar pelajar bisa menanamkan dan melestarikan budaya membatik yang sudah turun temurun dari nenek moyang.
"Kita ajarkan siswa siswi cara membatik agar tradisi membatik dari nenek moyang ini bisa dilestarikan," ucapnya.
Ia menyebutkan, siswa MTs Nurul Islam kini ada 400 siswa mulai kelas VII-IX. Untuk yang ikut membatik Icel sebanyak 75 siswa.
"Yang baru 75 siswa. Ini untuk membuat gebrakan seperti orang tua. Hasil dari membatik Icel sementara untuk inventaris, dan kedepannya kalau sudah bagus bisa dipatenkan," ucap Ahmad.
Dengan demikian, anak-anak diharapkan mengerti soal batik dan bisa mengembangkan bakat mereka dan menjadi kemampuan individual.
"Kami ucapkan terima kasih Pak Kris Adji dalam memberikan kesempatan workshop batik icel kepada siswa didik kami," pungkasnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




