Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan pin apresiasi saat acara peringatan Hari Widyaiswara Nasional ke-22 yang jatuh pada Rabu (21/9) hari ini, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap seluruh Wwidyaiswara di Indonesia, khususnya di Jawa Timur, semakin profesional dalam mengembangkan kompetensi demi mewujudkan Smart ASN dan ASN yang BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif).
Harapan ini disampaikan Gubernur Khofifah dalam acara peringatan Hari Widyaiswara Nasional ke-22 yang jatuh pada Rabu (21/9) hari ini, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
BACA JUGA:
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
Apa yang disampaikan Khofifah juga sesuai dengan tema Hari Widyaiswara Nasional ke-22 yaitu, 'Peningkatan Profesionalisme Widyaiswara melalui Digitalisasi Pengembangan Kompetensi dalam Mewujudkan ASN Merdeka Belajar untuk Indonesia Pulih Lebih Cepat - Bangkit Lebih Kuat'.
"Widyaiswara memiliki peranan penting dalam pembentukan karakter dan pengembangan kapabilitas ASN di pemerintahan. Karenanya, momentum ini diharapkan bisa mendorong semangat widyaiswara untuk tetap berinovasi dan meningkatkan profesionalitasnya, melalui pengembangan kompetensi yang terintegrasi dalam membentuk smart ASN guna wujudkan smart Governance," ungkap Khofifah, Rabu (21/9).
Menurut Gubernur Khofifah, widyaiswara tak ubahnya seorang guru yang memiliki tanggung jawab dan wewenang untuk mendidik, mengajar, dan melatih para ASN agar bisa semakin meningkat kompetensi dan kapabilitasnya.
Karena itu, Khofifah berharap seorang widyaiswara punya niat dan semangat tulus untuk memajukan para ASN sebagai penggawa pemerintahan agar bisa mendongkrak kinerja pemerintah yang lebih maju dan profesional.
"Untuk mencetak generasi ASN yang profesional dan kompeten, maka pencetaknya, dalam hal ini para widyaiswara, pun harus jauh lebih profesional dan jauh lebih kompeten. Maka sikap adaptif menjadi hal yang penting," tandasnya.

Gubernur yang baru saja diangkat oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI sebagai Widyaiswara (WI) Ahli Utama Kehormatan tersebut menegaskan bahwa Jawa Timur berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan profesionalisme widyaiswara dalam berbagai sektor.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




