
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pencurian sepeda motor di Kabupaten Sidoarjo semakin marak, sedikitnya ada 3 motor sudah digasak oleh kawanan pencuri dalam kurun waktu kurang dari seminggu.
Ketiga kasus pencurian ini terjadi, diantaranya di depan Indomaret Kecamatan Sidoarjo Kota, dua lainnya di dalam bengkel dan teras rumah warga yang berada di Kecamatan Sukodono.
Saat dikonfirmasi, Mujianto pemilik bengkel yang ada di Klagen, Sukodono, Sidoarjo mengatakan,
di kawasan bengkelnya, sudah terjadi pencurian motor kurang lebih empat kali berturut-turut.
"Kalau dilihat dari rekaman cctv bengkel, kejadiannya pagi sekira pukul 04.00. Pelakunya dua orang, mereka masuk dengan cara menjebol gembok pagar bengkel dan merusak kunci sepeda motor saya. Setelah berhasil mereka langsung kabur," katanya.
Ia mengaku, dari komplotan pencuri tersebut, telah berhasil menggondol 1 unit sepeda motor Honda Beat dengan Nopol W 3765 QI miliknya.
"Yang kedua, terjadi diteras sebuah rumah milik warga bernama Agung di Desa Suko, Sukodono, Sidoarjo," tambahnya.
Kepada Polisi, ia mengaku, sepeda motor miliknya diparkir oleh ayahnya di teras depan rumah pada siang hari sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah itu, ia mendengar adanya bunyi sepeda motor. Seketika, ia keluar dan mendapati sepeda motor miliknya yang bernopol W 3202 RA sudah hilang.
"terakhir, pencurian sepeda motor di depan Indomaret, Perumahan Puri Indah Desa Cemengkalang, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo pada Selasa, (4/10/2022) pagi sekitar pukul 7.30 WIB," tuturnya.
Ia mengatakan, karyawan Indomaret saat ditemui di lokasi membenarkan kejadian pencurian itu.
"Iya, mas benar. Kemarin pagi itu kejadiannya. Untuk cctv nya sepertinya juga sudah dibuat laporan korban mas. Kita ndak pegang sesuai prosedur kantor," imbuhnya.
Kasi Humas Polresta Sidoarjo saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa data pelaporan belum diberikan kepadanya.
"Mungkin bisa langsung konfirmasi ke Kapolsek Sukodono terkait itu," katanya.
Sementara itu, Kapolsek Sukodono AKP Supriana saat dihubungi, menjelaskan terkait laporan pencurian langsung diarahkan ke Polresta Sidoarjo.
"Kalau laporan terkait ranmor, sementara ini diarahkan ke Polres, mas," pungkasnya. (cat/sis)