
TULUNGAGUNG, BANGSAONLINE.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman, menghadiri panen raya di Desa Mojoarum, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Jumat (7/10/2022).
Bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Sukaji, yang mewakili bupati, KSAD bersama rombongan lainnya melakukan pemotongan padi sebagai tanda panen raya telah dilakukan.
Selain itu, ada penyerahkan bantuan pemerintah kepada 5 kelompok tani berupa 12 unit Handtraktor Rotary, 14 unit Cultivator, 17 unit Pompa Air, 80 buah Handsprayer, dan terpal plastik sebanyak 152 buah.
"Sesuai dengan perintah presiden, TNI AD turut membantu dalam rangka mengatasi kemungkinan krisis pangan, sehingga program yang dilakukan adalah ketahanan pangan," kata KSAD kepada awak media di lokasi.
Untuk saat ini, pihaknya tengah menggiatkan sejumlah program di berbagai titik provinsi seperti ketahanan pangan dan manunggal air.
"Beberapa waktu lalu, presiden menekankan kembali supaya ditingkatkan kembali masalah ketahanan pangan, karena di beberapa negara sudah mulai krisis pangan oleh karenanya kami harus ada di tengah-tengah rakyat apapun kesulitannya dan harus menjadi solusi," paparnya
Sementara itu, panen raya di Desa Mojoarum merupakan bagian dari kerja sama TNI dan masyarakat, luas hamparan lahan pertanian siap panen 185 hektare.
"Program sekarang dan telah tersebar di berbagai provinsi totalnya adalah 8 juta Ha lahan, diperuntukkan lahan sawah seluas 1 juta Ha, dan seluas 7 juta Ha berupa lahan jagung," jelasnya
Sedangkan untuk program lainnya adalah Manunggal Air, kini berjalan sebanyak 700 titik yang tersebar di seluruh propinsi salah satunya terletak di kabupaten Trenggalek. Manunggal air merupakan program yang mengatasi kekurangan kebutuhan air.
"Lokasi terdekat sini berada di desa Tanggaran, Kabupaten Trenggalek, desa ini sebelumnya tidak mempunyai air saat musim kemarau dan sekarang sudah terealisasi masuk di permukiman warga dan area perkebunan, diharapkan Program ini menjadi pengaruh terhadap pertanian setempat," harapnya
Sementara itu, Sekda Kabupaten Tulungagung Sukaji dalam sambutannya mengatakan, pembangunan Pertanian di Kabupaten Tulungagung berhasil meningkatkan produksi pangan daerah dengan indikasi capaian terus meningkat dari tahun ke tahun, baik komoditas tanaman pangan, hortikultura, maupun tanaman perkebunan. Hal ini menjadikan Kabupaten Tulungagung sebagai salah satu daerah penyangga stok pangan di Jawa Timur.
"Komoditas padi, luas panen rata-rata per tahun seluas 46.000 hektare dengan produksi 313.875 ton gabah atau 182.206 ton beras. Sedangkan konsumsi untuk penduduk Tulungagung 189.775 jiwa sebanyak 98.420 ton sehingga mengalami surplus produksi setara beras sebanyak 83.786 ton beras," pungkasnya. (fer/mar)