Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mendampingi Dubes Swedia Marina Berg saat mengisi buku tamu. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/ BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemprov Jawa Timur (Jatim) melakukan penjajakan kerja sama dengan Pemerintah Swedia dalam hal transportasi publik.
Kamis (13/10/2022) hari ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bertemu dengan Dubes Swedia Marina Berg di Gedung Grahadi.
BACA JUGA:
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
- Goes To Campus UAC, Gubernur Lemhanas: Dari Rahim Pesantren Lahir Indonesia
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
Marina Berg mengatakan, pertemuan kali ini membahas kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Swedia dengan Indonesia dalam transportasi publik. "Pemerintah kami menawarkan kerja sama yang erat dan berkelanjutan," ujarnya.
Dia berharap ada kesinambungan antara Pemerintah Swedia dan Indonesia terutama untuk Jatim. Menurutnya, pembangunan transportasi publik ini adalah bagian dari program transisi kehijauan, yaitu mewujudkan transportasi yang ramah lingkungan.
"Kerja sama ini akan fokus pada transportasi umum berbasis listrik, untuk menyelamatkan lingkungan," ucap Marina Berg.
Sementara Gubernur Khofifah menyampaikan adanya rencana investasi dari Pemerintah Swedia untuk menyiapkan transportasi publik, termasuk penguatan transportasi ramah lingkungan.
"Seminggu yang lalu kita membahas ini. Saat expo PLN terbesar, saya menyampaikan kepada Tim Kementerian ESDM untuk bisa menambah charging station, supaya mereka yang menggunakan kendaraan listrik lebih berkepastian, di mana mereka bisa mengecas kendaraannya," terangnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




