Siswa SMAN 2 berinisal J saat berada di atap gedung sekolah.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Seorang siswa SMAN 2 Pamekasan terlihat duduk santai di atas genteng sekolah pada jam pelajaran berlangsung.
Masyarakat dan guru yang melihatnya seketika panik. Mereka khawatir siswa berinisial J itu tiba-tiba melompat dari atas genteng.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
Tak ingin peristiwa itu terjadi, para guru langsung menghubungi Polsek Pademawu dan pemadam kebakaran untuk menurunkan J .
Bahkan, pihak sekolah juga mendatangkan paranormal untuk mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan.
Siswa tersebut, akhirnya bisa diturunkan oleh damkar dan dibantu tim gabungan dari TNI-Polri.
Kepala Sekolah SMAN 2 Pamekasan, Ali Umar Arhab, menjelaskan bahwa anak tersebut diduga mengalami kerasukan macan putih. Sehingga, siswa itu dengan mudah naik ke atas atap sekolah meskipun tinggi.
Ali Umar juga mengatakan, siswa tersebut sebelumnya sempat dipanggil ke ruang bimbingan konseling (BK), karena saat jam pelajaran kedapatan memegang handphone dalam kelas.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




