KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Tahun 2022 bisa dikatakan menjadi tahun emas bagi Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari. Bagaimana tidak, wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto itu menyabet segudang prestasi sepanjang tahun 2022.
Di antaranya adalah, Pemkot Mojokerto menyabet penghargaan sebagai pemerintah daerah yang sangat inovatif pada Innovative Goverment Award (IGA) yang digelar Kementerian Dalam Negeri.
Baca Juga: Pj Ali Kuncoro dan Ketua DPRD Kota Mojokerto Tinjau Logistik KPU Jelang Pilkada Serentak 2024
Kemudian, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menobatkan Wali Kota Ika Puspitasari sebagai “Penggerak Koperasi Terbaik”. Ning Ita, sapaan Wali Kota Mojokerto, juga meraih Penghargaan Manggala Karya Kencana dari Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Selanjutnya, penghargaan membanggakan datang dari BKKBN dengan Nomor BI/KEP/G2/2022 atas prestasi menonjol dan komitmen serta kepemimpinan Wali Kota Mojokerto dalam menggerakkan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana untuk terwujudnya keluarga berkualitas dan penduduk tumbuh seimbang.
Kemudian, Wali Kota Ika Puspitasari juga menyabet penghargaan dalam ajang Indonesia Visionary Leader (IVL) season IX yang diadakan MNC Group pada kategori Best in Leadership on Historical Tourism. Ning Ita dianggap berhasil melakukan city branding Spirit of Majapahit di Kota Mojokerto.
Baca Juga: Kota Mojokerto Mulai Uji Coba Makan Bergizi Gratis Bagi 14 Ribu Siswa SD-SMPN
Dia pun menjadi satu-satunya kepala daerah perempuan yang mendapat penghargaan pada IVL season IX. Tawaran destinasi wisata berbasis sejarah di Mojokerto menjadi kekuatan dalam upaya pemberdayaan kota. Berbagai pembangunan infrastruktur untuk penunjang ekonomi dan pariwisata juga telah dilakukan dengan baik oleh perempuan berusia 43 tahun ini.
Sebelumnya, Pemkot Mojokerto juga menorehkan dua penghargaan sekaligus bertepatan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 di Hotel Singhasari Kota Batu.
Dua penghargaan bergengsi yang diterima Wali Kota Mojokerto adalah Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award tahun 2020 dari Kementerian Kesehatan, dan yang kedua adalah penghargaan inovasi pelayanan publik (Kovablik) Jawa Timur 2020 bernama Pete Jawa Rasa Timun.
Baca Juga: Pemkot Mojokerto Gelar Puncak Peringatan HUT ke-79 PGRI dan Hari Guru Nasional 2024
Tak cukup sampai di situ, kanal pengaduan "Curhat Ning Ita" milik Pemerintah Kota Mojokerto juga berhasil menyabet penghargaan nasional dalam Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik ke-4 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).
Di bidang pendidikan, Program 'Ning Ita di Sekolah' (Peningkatan Iman dan Taqwa di Sekolah) mendapatkan tanda mata penghargaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Ditjen Pendis Kemenag RI).
Kemudian saat Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) kemarin, Kota Mojokerto juga mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
Baca Juga: Punya Bukit Teletubbies, TPA Randegan Serap Kunjungan Wisata Daerah
Pemerintah Kota Mojokerto juga berhasil dalam bidang kesehatan masyarakat, ditandai dengan kesuksesa menyelesaikan masalah buang air besar sembarangan (BABS). Atas prestasi itu, Wali Kota Ika Puspitasari menerima sertifikat open defecation free (ODF) sejak tahun lalu berdasarkan hasil verifikasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Masih banyak lagi, prestasi emas dan penghargaan tertinggi yang telah diraih oleh Ning Ita Walikota Mojokerto, menjelang akhir tahun 2022 ini.
Ning Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak dan seluruh warga Kota Mojokerto atas amanah dan dukungannya sehingga berbuah prestasi-prestasi tersebut.
Baca Juga: 3 Raperda Hasil Fasilitasi Gubernur Jatim Turun, Pemkot Mojokerto Sodorkan 5 Raperda Baru
“Jabatan yang saya emban ini merupakan amanah sekaligus suatu bentuk kepercayaan yang harus saya laksanakan dengan sebaik-baiknya. Karena pertanggungjawabannya tidak hanya pada masyarakat, tapi juga pada Tuhan yang Maha Esa. Saya terus mengabdikan hidup saya untuk Kota Mojokerto,” janji Ning Ita. (ris/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News