Ada Opsi Kongres Tandingan, Kericuhan Warnai Jelang Kongres IV Demokrat

Mereka yang memprotes adalah para ketua DPC PD yang telah dipecat oleh DPP PD dan diganti oleh Plt. Mereka yang berjumlah 162 orang ini tergabung dalam Kaukus Penyelamat Partai (KPPD). Mereka memprotes langkah DPP yang melakukan plt kepada ratusan Ketua DPC.

Langkah itu disinyalir untuk memuluskan skenario menjadikan SBY sebagai Ketua Umum lewat proses aklamasi. Para Ketua DPC ini pun mengancam menggelar Kongres tandingan yang dianggap lebih sah dan demokratis.

Masih di tempat yang sama, I Gede Pasek Suardika mengaku prihatin terhadap nasib anggota KPPD. Menurut politisi asli Bali ini, SK Plt itu harus ditandatangani ketua umum karena SK sebelumnya ditandatangani langsung oleh Ketum.

"SK Ketum itu tak bisa didelegasikan kepada ketua harian, sebab dalam KLB di Bali para delegasi kongres itu memilih langsung ketum. Jadi secara legal SK Plt itu cacat hukum," ungkapnya.

Menurut Pasek, ajang kongres merupakan tempat rehabilitasi seluruh kader yang dianggap bermasalah dengan partai, karena itu sudah seharusnya DPP bisa mempertimbangkan kader yang mengajukan rehabilitasi. "Saya yakin Pak SBY mengerti soal ini dan bisa memahami apa yang diinginkan teman-teman KPPD," jelasnya.

Di sisi lain, Ketum Partai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Senin siang, memastikan segala persiapan Kongres IV Partai . Setelah bertemu dengan sejumlah petinggi PD, SBY berlanjut mengecek lokasi.

Tak ada komentar yang terlontar dari bibir SBY kepada awak media. Presiden ke-6 RI itu tampak berbicara dengan beberapa panitia yang ada. Kongres IV Partai akan dibuka pada Selasa (12/5) malam. SBY berharap agar kongres berjalan dengan baik. Dia berpesan agar semua pihak mengikuti aturan main. (mdr/dtc/ns/sta)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO