12.836 Warga Gresik Berisiko Terkena HIV/AIDS

12.836 Warga Gresik Berisiko Terkena HIV/AIDS Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah, bersama KPA usai menggelar rapat koordinasi. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE

Menurut dia, sosialisasi perlu dilakukan dan tidak hanya menyasar para orang dewasa, anak muda juga wajib mendapatkan hal yang sama. Hal itu penting karena generasi sekarang rentan terjangkit /.

"Anak-anak muda juga perlu sosialisasi, karena merekalah yang menjadi objek utama dalam pencegahan /. Stigma negatif kepada pengidap / juga harus segera dihilangkan. Karena penyebab / tidak hanya berasal dari hal-hal negatif saja. Ada juga yang memang terjangkit karena beberapa alasan tertentu," pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris KPA , Adi Yumanto, menyebut pasien / di Kota Pudak yang menjalani terapi pengobatan sebanyak 156 orang hingga saat ini. Pasien mulai membaik sebanyak 135 orang.

"Dalam pengobatan para pasien /, sudah mencapai efektivitas pengobatan sebanyak 87%. Dari 156 pasien, 135 nya mengalami penurunan jumlah virus. Jumlah ini sedikit berbeda dimana di tingkat nasional baru 73%. Nah kesenjangan presentasi ini harus kita cari masalahnya apa, sehingga kita bisa maksimal," urai Adi.

Ia menambahkan, indikator nasional pengendalian / adalah melalui Fast Track 90-90-90. Yang meliputi percepatan tracking orang dengan / (ODHA) sampai dengan 90 persen, terapi obat dari ODHA sampai 90 persen, dan 90 persen orang dalam terapi berhasil menekan virus, serta tidak ada lagi stigma dan diskriminasi ODHA. (hud/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Viral! Video Manusia Menikahi Kambing di Gresik, Bupati Mengecam: Jahiliyah!':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO