Pemakaian Batik Pada KTT G20 Bali. Foto: Ist
BALI, BANGSAONLINE. com - Presiden Jokowi memberikan penjelasan mengenai pemakaian batik dalam sebuah sesi KTT G20 di Bali setelah mendapatkan hinaan dari Youtuber Inggris, Mahyar Tousi.
Jokowi menuliskan penjelasannya tersebut di dalam laman instagram pribadi miliknya pada hari Sabtu (19/11/2022):
BACA JUGA:
- Harga Cabai di Bali Hari Ini Terpantau Turun, Rawit Hijau Paling Drastis
- Perubahan Harga Pangan Bali 23 Februari 2026: Cabai Keriting dan Rawit Semakin Meroket
- Fluktuasi Harga Pangan Bali 10 Februari 2026: Cabai, Ayam dan Bawang Merah Melonjak
- Hadiri Satu Abad NU di Denpasar, Kiai Asep Perkuat Moderasi Islam Gus Dur di Bali
"Batik Indonesia adalah warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi yang diakui oleh UNESCO. Batik dengan aneka corak dan warna digunakan masyarakat dalam berbagai suasana, dari perhelatan resmi, panggung fesyen, hingga kehidupan sehari-hari", jelas Jokowi.

Sumber: Instagram Presiden Jokowi
Penjelasan Jokowi tersebut disandingkan dengan sketsa yang menampilan kesibukan rakyat Indonesia dalam membatik, menjemur kain batik yang telah dpola dan diwarnai, hingga terdapat kegiatan mencelup batik menggunakan pewarna alami.
Jokowi juga menjelaskan "Para pemimpin negara G20 juga mengenakan batik saat menghadiri jamuan makan malam di kawasan Garuda Wisnu Kencana, Bali, Selasa, 15 November lalu. Batik-batik itu menjadi cinderamata Indonesia untuk tamu-tamu penting kita".
(ans)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




